Breaking News

Tahun 2024, Pekerjaan Infrastruktur Tetap Jadi Prioritas di Jawa Barat

Ridwan Kamil memberikan sambutannya pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Musrenbang RKPD) Tingkat Provinsi Jawa Barat di Trans Convention Centre, Bandung, Selasa (21/3/2023) // Foto : Humas Pemkot Bogor

FOKUSMEDIANEWS.COM, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan bahwa pada tahun 2024 mendatang, pekerjaan infrastruktur masih jadi prioritas.

Hal itu ia sampaikan Ridwan Kamil dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Musrenbang RKPD) Tingkat Provinsi Jawa Barat di Trans Convention Centre, Bandung, Selasa (21/3/2023).

Menurut gubernur, selama dirinya menjabat sudah hampir 500-an penghargaan di berbagai bidang diraih. Hal ini menandakan, pembangunan di Jawa Barat luar biasa. Semua kekurangan, kata dia, akan terus disempurnakan.

“Salah satunya infrastruktur jalan, tahun ini dan tahun depan akan dinaikkan. Karena selama Covid-19, saya mohon maaf anggaran infrastruktur banyak tergeser ke Bansos. Sehingga misalkan ada spanduk-spanduk yang protes warga saya maklumi. Makanya, tahun ini saya tidak banyak membangun yang lain-lain, fokus ke jalan,” ungkap Emil, panggilannya.

Baca Juga :   Penangan Longsor di Tajur,Pen Diharapkan Rampung Sebelum Libur Nataru
Peserta Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Musrenbang RKPD) Tingkat Provinsi Jawa Barat di Trans Convention Centre, Bandung, Selasa (21/3/2023) // Foto : Diskominfo Kota Bogor

Selama lima tahun kepemimpinannya, ada disrupsi Covid-19 sehingga banyak tujuan pembangunan yang terkendala. Meski begitu, siapapun penerus Emil nanti, diharapkan mampu membawa pembangunan Jawa Barat lebih baik lagi.

“Saya ingin menekankan ini karena masih ada persepsi di sebagian kita, bahwa situasi seolah-olah berjalan dengan normal. Padahal kita melewati lima tahun ini dengan situasi tidak normal. Anggaran – anggaran yang tadinya siap buat membangun gedung, jembatan, jalan tergeser untuk penanganan konflik dalam bentuk bantuan sosial sembako dan lain-lainnya,” papar Emil.

Baca Juga :   Wabup Iyos Hadiri Wisuda Tahfidz Al-qur'an, Pesannya : Jadilah Generasi Hebat dan Pemimpin Masa Depan
Ridwal kamil bersama Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, didampingi Kepala Bappeda Kota Bogor, Rudy Mashudi. // Foto : Humas Pemkot Bogor

Oleh karena itu, walaupun dengan hantaman itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetap bekerja dengan sebaik – baiknya. Emil pun meyakini, pemimpin di lingkup Jawa Barat bukan pemimpin yang malas.

Emil sampaikan, ekonomi dengan pertumbuhan tertinggi di pulau Jawa adalah Provinsi Jawa Barat. Begitupula dengan pertumbuhan penduduknya. Seiring dengan itu, sambung Emil, permasalahan stunting juga tak boleh dilupakan.

Baca Juga :   Terkait Jembatan Pamuruyuan Sukabumi, Kapolda Jabar Optimis Jalur Akan Normal Kembali Mulai 20 Desember

“Apa yang terjadi di pastikan bayi yang gagal tumbuh, besarnya tidak bisa produktif. Tidak bisa bersaing. Itulah kenapa memberantas stunting itu penting dan berkat kerja-kerja pada kepala daerah Bupati, Wali Kota koordinasi dengan provinsi. Alhamdulillah menurut BKKBN penurunan stunting terbaik di pulau Jawa adalah provinsi Jawa Barat,” ungkapnya. (*R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *