Breaking News

Pemkot Bogor Gelar Sosialisasi dan Kick Off Pengukuran Indeks RB Tahun 2024

Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah memberikan sambutan pada acara sosialisasi dan Kick Off pengukuran Indeks Reformasi Birokrasi (RB) Perangkat Daerah Tahun 2024, di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Kamis (12/9/2024). (Foto : Diskominfo Kota Bogor)

FOKUSMEDIANEWS.COM, KOTA BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar acara sosialisasi dan Kick Off pengukuran Indeks Reformasi Birokrasi (RB) Perangkat Daerah Tahun 2024, di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Kamis (12/9/2024).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah dalam sambutannya mengatakan, sosialisasi bertujuan untuk meningkatkan kualitas reformasi birokrasi demi mencapai birokrasi berkelas dunia.

“Setiap tahun kita selalu mengukur RB, karena ke depan kita ingin menjadi birokrasi kelas dunia dan ini tidak mungkin dicapai tanpa reformasi bertahap dan berkelanjutan. Alhamdulillah, Kota Bogor terus mengalami peningkatan dan tahun lalu kita berhasil menduduki peringkat ke-7 di Jawa Barat,” ujar Syarifah.

Baca Juga :   Lantik 21 Pejabat Fungsional, Bima Arya : Jadikan Momentum Memperkuat Komitmen, Bekerja Semata Ibadah.

Syarifah menambahkan, bahwa Kota Bogor merupakan salah satu dari tujuh kabupaten/ kota di Jawa Barat yang berhasil meraih nilai A- dalam penilaian RB.

“Mudah-mudahan tahun ini nilai A- bisa kita tingkatkan menjadi A sepenuhnya,” ucapnya.

Syarifah melanjutkan, bahwa reformasi yang dilakukan tidak hanya fokus pada internal pemerintahan, tetapi juga diharapkan memberikan dampak nyata kepada masyarakat.

Baca Juga :   Pemkot Bogor Giatkan Aksi Bersih Sungai Ciliwung, Berhasil Angkut 1,8 Ton Sampah

Untuk itu, RB tematik kini menjadi prioritas pemerintah karena menangani masalah kemiskinan, stunting, penggunaan produk dalam negeri, investasi, inflasi, dan penyerapan anggaran.

“RB Tematik ini bertujuan agar reformasi kita berdampak langsung pada masalah-masalah mendesak, seperti kemiskinan ekstrem yang kita targetkan menjadi 0 persen tahun ini,” tegas Syarifah.

Pentingnya pelaksanaan RB melalui aplikasi Sistem Urusan Reformasi Birokrasi Integratif (SURABI), lanjut Syarifah, agar lebih terintegrasi karena terkoneksi langsung dengan target reformasi di tingkat Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga :   Sekda Sukabumi Buka FGD Raperda Pajak Dan Retribusi Daerah

Ia menekankan, RB tidak hanya tentang penilaian dan penghargaan, tetapi tentang bagaimana kebijakan yang diterapkan dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, tak lupa Syarifah memberikan apresiasi kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Bogor atas kinerja yang terus meningkat.

Dengan pengukuran indeks reformasi birokrasi ini, Pemkot Bogor optimis dapat terus memperbaiki tata kelola pemerintahan serta memberikan pelayanan publik yang lebih baik, efisien, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *