Breaking News
Ragam  

Wujudkan ASN Religius, Pemkab Sukabumi Genjot Kualitas Pengajian Majelis Taklim Aparatur

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah) memimpin Rakor Evaluasi Pelaksanaan Pengajian Majelis Taklim Aparatur (MTA) Semester I Tahun 2026 di Gedung Pendopo, Jalan Ahmad Yani, Kota Sukabumi, Rabu (15/07/2026). (Foto: Dok DKIP)

FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Pelaksanaan Pengajian Majelis Taklim Aparatur (MTA) Semester I Tahun 2026 di Jalan Ahmad Yani, Kota Sukabumi, Rabu (15/07/2026). Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi partisipasi serta efektivitas pengajian mingguan yang diwajibkan bagi seluruh aparatur pemerintah daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, menegaskan bahwa pengajian MTA merupakan pilar penting dalam membentuk karakter pelayan publik. Program bina mental dan spiritual ini menjadi salah satu program prioritas Bupati Sukabumi untuk mewujudkan visi Sukabumi Mubarakah.

Baca Juga :   Kukuhkan Forum MTA, Bupati Sukabumi: Nilai Religius Landasan Pelayanan Publik yang Amanah

“Kemampuan teknis aparatur sipil negara (ASN) harus seimbang dengan landasan spiritual yang kuat. Lewat pengajian rutin ini, kami berharap ASN tidak sekadar menggugurkan kewajiban hadir, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas keagamaannya,” ujar Ade.

Berdasarkan laporan Ketua Harian Forum MTA (FMTA), Ustaz Syihabudin Ma’mun, pelaksanaan pengajian hingga minggu kedua Juli 2026 berjalan lancar. Tingkat kehadiran para peserta tercatat cukup baik, yakni berada di atas 60 persen.

Baca Juga :   Pemkot Bogor Jalankan Intensifikasi dan Integrasi Pelayanan KBKR, Jadi yang Pertama Di Jabar

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Sukabumi, H. Andi Rahman, menambahkan bahwa evaluasi komprehensif ini dilakukan untuk terus meningkatkan kualitas program FMTA. Melalui penguatan spiritual ini, Pemkab Sukabumi menargetkan lahirnya sosok-sosok ASN yang berintegritas, profesional, dan religius dalam menjalankan tugas pelayanan masyarakat. (**)