Breaking News

HPS Tingkat Jabar dan ‘Jabar Food Fest’, Sinergi dan Kolaborasi Wujudkan Ketahanan Pangan

Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) tingkat Jabar dan Jabar Food Fest di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi (Foto : sukabumikota.go.id)

FOKUSMEDIANEWS.COM, KOTA SUKABUMI – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin menghadiri peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) Tingkat Jawa Barat, sekaligus  membuka event “Jabar Food Fest” di Lapang Merdeka Kota Sukabumi, Sabtu (25/11/2023).

Bey Triadi Machmudin dalam sambutannya mengungkapkan HPS tingkat Jawa Barat merupakan upaya untuk menggugah kesadaran seluruh pihak mengenai pentingnya sinergitas dan kolaborasi untuk mewujudkan ketahanan pangan ditengah ancaman perubahan iklim.

Menurutnya, ketahanan pangan dapat diwujudkan dengan mengajak masyarakat terlibat dalam diversifikasi atau penganekaragaman pangan, karena Jawa Barat memiliki sumber daya tanaman pangan lokal yang bisa menggantikan beras sebagai sumber karbohidrat. Diversifikasi pangan dengan mengedepankan sumber pangan lokal harus dilakukan untuk mengatasi perubahan iklim yang berdampak pada produktivitas pangan.

“Pentingnya menghargai pangan, mengurangi keborosan, mendukung pangan Beragam, Bergizi, Sehat dan Aman (B2SA). Wujudkan sinergi dan kolaborasi untuk ketahanan pangan, dan semua pihak perlu bersatu padu demi mencapai stabilitas harga komoditas pangan strategis. Tingkatkan pula pengetahuan lokal untuk pengelolaan sumber pangan,” ujarnya.

Baca Juga :   Tiga Bangunan di Kota Sukabumi Ditetapkan Sebagai Cagar Budaya, Salah Satunya Balai Kota
HPS Tingkat Jabar dan ‘Jabar Food Fest’ 2023 di Kota Sukabumi, ajak masyarakat terlibat mewujudkan ketahanan pangan dengan melakukan diversifikasi atau penganekaragaman pangan. (Foto : sukabumikota.go.id)

Senada dengan Bey, Deputi III Bidang Penganekaragaman Konsumsi Dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional, Andriko Noto Susanto, menjelaskan bahwa peringatan HPS yang mengangkat tema “Water is Life, Water is Food” mengingatkan semua pihak mengenai ancaman krisis pangan, energi, dan keuangan yang dapat terjadi dimasa mendatang.

Ia menerangkan fenomena cuaca El Nino yang melanda Indonesia serta mengakibatkan musim kemarau yang berkepanjangan, telah menurunkan produksi beras nasional sebesar 5 persen yang berdampak pada lonjakan harga beras. Oleh karena itu sumber daya tanaman pangan seperti sorgum dan gandum yang dinilai memiliki daya tahan terhadap perubahan iklim, harus mulai dijadikan pilihan konsumsi oleh masyarakat.

Baca Juga :   BPBD dan Setukpa Lemdiklat Polri, Jalin Kerjasama Dalam Penanggulangan Bencana
Salah satu stand peserta Jabar Food Fest dan HPS tingkat Jabar yang dipusatkan di Lapang Merdeka Kota Sukabumi. (Foto :sukabumikota.go.id)

HPS dan Jabar Food Fest dihadiri 5 ribu orang

Sementara Penjabat Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, dalam sambutannya menyebutkan bahwa Peringatan HPS Tingkat Jawa Barat yang dilaksanakan di Kota Sukabumi dan mengangkat tema “Wujudkan kedaulatan pangan melalui diversifikasi pangan lokal, From food culture to food future” dihadiri oleh sekitar 5 ribu orang peserta yang berasal dari 27 Kota dan Kabupaten se – Jawa Barat.

Peringatan yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jawa Barat bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi diisi dengan beberapa kegiatan diantaranya gerakan makan telur dan susu bersama para pelajar Sekolah Dasar (SD), gerakan pangan murah, demo gastronomi, gelar pangan lokal olahan UMKM dan lomba cipta menu yang diikuti oleh TP PKK se-Jawa Barat. Selain itu diberikan pula sejumlah penghargaan diantaranya bagi enumerator produsen dan konsumen terbaik di Jawa Barat.

Baca Juga :   Penandatanganan Pakta Integritas Pencanangan Lapas dan Kanim Bersinar

Seusai pembukaan HPS, Kusmana Hartadji menyampaikan rasa puas karena acara berjalan lancar. Bahkan, Pj Gubernur Jabar pun menjanjikan akan kembali mengadakan berbagai acara tingkat provinsi di Kota Sukabumi.

“Dari mulai pembukaan tadi lancar dan sukses. Tadi sudah janji juga Pak Pj. Gubernur bahwa tahun depan mungkin akan ada event-event lain untuk memajukan Kota Sukabumi. Beliau sempat nanya, potensinya apa, berapa hotel dan berapa PAD. Ya kita bilang memang PAD relatif kecil dengan salah satu kendalanya di pariwisata. Makanya event-event akan terus kita kembangkan.” jelas Pj Wali Kota Sukabumi. (*Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *