Breaking News

Wabup Sukabumi Monitoring Intervensi Pencegahan Stunting di Sagaranten, Tekankan Tiga Sasaran

Wakil Bupati Sukabumi melakukan monitoring gerakan intervensi pencegahan dan penurunan stunting di wilayah Kecamaran Sagaranten Kabupaten Sukabumi (Foto : Istimewa)

FOKUSMEDIANEWS.COM, KAB SUKABUMI – Tiga sasaran yang menjadi fokus perhatian secara menyeluruh dalam upaya percepatan penurunan stunting, yaitu ibu hamil, bayi (anak) balita serta calon pengantin (catin). Ketiga sasaran ini menjadi perhatian khusus Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) ditingkat Kecamatan dan Kabupaten.

Hal itu kembali ditekankan oleh Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri saat melakukan memonitor gerakan intervensi pencegahan stunting secara serentak di wilayah Kecamatan Sagaranten dengan lokus kegiatan di Posyandu Desa Sagaranten, pada hari Kamis (27/6).

Baca Juga :   Wabup Sukabumi Monitoring Gerakan Intervensi Pencegahan Stunting di Kecamatan Gunungguruh

Wabup menekankan agar tim percepatan penurunan stunting (TPPS) Kecamatan Sagaranten bisa mengintervensi tiga sasaran utama tadi secara menyeluruh.

Foto : Istimewa

“Ketika ada balita gizi kurang dan buruk kita intervensi, ada ibu hamil kek/anemia harus kita intervensi, begitupun dengan catin. Pastikan 100 persen telah sama sama diintervensi” ungkapnya

Wabup berharap melalui intervensi serentak ini Kabupaten Sukabumi bisa mencapai target zero new stunting. “Jangan ada stunting yang baru, khususnya sagaranten harus zero new stunting para kader semuanya harus bergerak, ini untuk menolong anak bangsa, untuk menciptakan generasi yang sehat cerdas dan kuat”pesannya

Baca Juga :   Dua Ormawa UMMI Melaju Ke Ajang Abdi Daya PPK Ormawa Tingkat Nasional
Foto : Istimewa

Seperti diketahui tujuan dari Monitoring tersebut untuk memastikan pelaksanaan intervensi serentak pencegahan stunting terlaksana dengan baik dan lancar.

menurut informasi, di Kecamatan Sagaranten sendiri pelaksanaan intervensi telah dilakukan secara menyeluruh bahkan untuk penimbangan bayi sudah dilaksanakan hingga 98 persen. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *