Breaking News

Wabup Sukabumi Tegaskan Penurunan Stunting Salah Satu Prioritas Pembangunan

Wakil Bupati Sukabumi, H Andreas secara simbolis menyerahkan beras Nutrizinc kepada 7 orang pe nerima manfaat, di SMPN 1 Kadudampit, Selasa (30/12/2026). (foto: ist)

FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Wakil Bupati Sukabumi H.Andreas menegaskan, salah satu prioritas pembangunan adalah menurunkan angka stunting.

Hal itu disampaikan pada saat menyalurkan Beras Nutrizinc di SMPN 1 Kadudampit, selasa, (30/12/25). Kegiatan itu sebagai ikhtiar penurunan stunting di Kabupaten Sukabumi.

Wakil Bupati menjelaskan, stunting merupakan permasalahan serius yang tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga mempengaruhi perkembangan pada otak, kecerdasan, dan kesehatan jangka panjang, hingga mempengaruhi produktivitas Sumber Daya Manusia dimasa depan.

Baca Juga :   Sekda Kota Bogor Dorong Percepatan Penanganan ODF dan Stunting di Bogor Timur

Oleh karena, menurut Wabup, Stunting bukan hanya isu Kesehatan, tetapi juga Pembangunan Daerah dan masa depan bangsa.

Wabup menambahkan, Pemkab Sukabumi menempatkan Penurunan Stunting salah satu prioritas utama Pembangunan. Upaya ini tidak dapat dilakukan secara parsial tetapi harus dilaksanakan secara terintegrasi ,berkelanjutan, dan melibatkan seluruh unsur ,mulai dari Pemerintah, tenaga kesehatan, hingga peran aktif masyarakat.

“Pembagian beras Nutrizinc ini mudah mudahan bisa berkontribusi terhadap upaya penurunan stunting, saya sampaikan terima kasih kepada tenaga medis dan kader Posyandu yang terdepan mendampingi ibu hamil serta terus bahu membahu umenurunkan angka Stunting di Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.

Baca Juga :   Wabup Sukabumi Buka Seleksi Paskibraka Tingkat Kabupaten

Beras Nutrizinc, lanjut Wabup, merupakan sumber nutrisi penting yang dapat membantu memperbaiki status gizi ibu hamil sehingga kehamilan dapat berlangsung sehat dan optimal. “Saya berharap beras ini dikonsumsi sesuai anjuran dan diimbangi dengan pola makan bergizi seimbang, perilaku hidup bersih dan sehat, serta pemeriksaan kehamilan secara rutin dan fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Baca Juga :   Jembatan Ciseureuh Desa Sukamaju Cimanggu Sukabumi Selesai Diperbaiki, Telan Biaya Rp392 Juta

Sebelumnya Kadis Ketahanan Pangan, dr. Gatot Sugiharto menegaskan, untuk menurunkan Stunting di Kabupaten Sukabumi diperlukan Kolaborasi semua steakholder.

Senada dengan itu, Ketua TP.PKK Kab Sukabumi Hj. Rina Rosmaniar Japar juga mengapresiasi pemberian beras Nutrizinc kepada ibu hamil. Menurutnya hal itu sejalan dengan Program PKK yakni bersama sama menurunkan angka Stunting di Kabupaten Sukabumi. (*)