Breaking News

Pemkot Bogor Gandeng Bapanas Gelar Rakor Prognosa Pangan

Rapat Koordinasi Penyusunan Prognosa Neraca Pangan Tahun 2024 di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor. (Foto : Diskominfo Kota Bogor)

FOKUSMEDIANEWS.COM, KOTA BOGOR – Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar Rapat Koordinasi Penyusunan Prognosa Neraca Pangan Tahun 2024 di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Selasa (28/5/2024) pagi.

Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari.

Dalam rakor ini membahas rencana ketahanan pangan ke depan dan mencari solusi untuk kembali menekan angka inflasi daerah.

Menurut Hery, persoalan pangan menjadi isu strategis dalam pembangunan, tidak terkecuali untuk Kota Bogor. Untuk itu, pemerintah pusat memberikan atensi yang luar biasa untuk persoalan pangan ini.

Baca Juga :   Helaran Hari Jadi Bogor ke-542, Hery Antasari : Kota Bogor Semakin Dewasa

“Kita laporkan mengenai inflasi tiap minggu yang dipimpin langsung Mendagri dihadiri kementerian dan lembaga pemerintah pusat dan daerah. Ini menunjukkan bahwa hal ini berkaitan dengan urusan pangan yang bermuara pada inflasi dan pembangunan,” urai Hery.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor memimpin Rapat Koordinasi Penyusunan Prognosa Neraca Pangan Tahun 2024. (Foto : Diskominfo Kota Bogor)

Pemkot Bogor, sambungnya, sudah melakukan berbagai upaya dalam penyelenggaraan pangan. Hanya saja, hal ini tidak bisa secara parsial, perlu ada sinergi dan kesinambungan. Untuk itu, diperlukan pembagian tugas dan kinerja dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan di Kota Bogor.

Baca Juga :   Percepatan Rehabilitasi Bagi Pecandu Dan Penyalahguna Narkotika Pada Tahap Penyidikan

“Saya mengarahkan teman – teman di pemkot untuk bersinergi. Bukan hanya unsur Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, bahkan tim dari penyusunan evaluasi kinerja yang dalam indikatornya banyak sekali berkaitan dengan pembangunan dan inflasi,” ungkapnya.

Rakor prognosa pangan ini diharapkan bisa muncul solusi signifikan untuk meningkatkan kontribusi, terutama dalam hal data informasi serta rencana ke depan berkaitan dengan kewajiban di sektor pangan. Sehingga Pemkot Bogor dapat melakukan pengambilan keputusan yang tepat.

Baca Juga :   Polisi Antar Jenazah Korban Tragedi Truk Gas ke Pemakaman

“Untuk itu, rakor ini menjadi penting sebagai upaya bahan perencanaan dan penyusunan kegiatan stabilisasi dan pasokan harga pangan. Saya berharap rakor ini menghasilkan komitmen kuat dan dukungan dari dinas dan instansi dan ada tindak lanjutnya,” katanya.

Rakor juga dihadiri oleh Direktur Ketersediaan Pangan Bapanas, Indra Wijayanto, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, Chusnul Rozaqi dan juga beberapa pengusaha di bidang pangan. (*rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *