Breaking News

Lima Napiter Lapas Warungkira dan Banceuy Berikrar Setia Kepada NKRI

Salah seorang Napiter yang mengucapkan janji dan setia kepada NKRI mencium bendera merah putih, di Lapas Kelas IIB Warungkiara. (Foto : Humas Lapas Warungkiara)

FOKUSMEDIANEWS.COM, KAB SUKABUMI – Tiga Narapidana Teroris (Napiter) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Warungkiara dan Dua Napiter Lapas Kelas IIA Banceuy hari ini nyatakan ikrar dan janji setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), di Aula Terbuka Gazebo Lapas Kelas IIB Warungkiara Sukabumi, Jumat (24/11).

Acara diawali dengan berdoa bersama dan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Disusul dengan laporan oleh Kepala Lapas Kelas IIB Warungkiara selaku Ketua Panitia, Irfan.

Irfan mengungkapkan, ikrar dan janji setia kepada NKRI merupakan salah satu keberhasilan proses pembinaan yang diberikan kepada Napiter untuk mendorong kesadaran mereka kembali dan mengakui tanah air Indonesia.

Foto : Dok Humas Lapas Warungkiara

Menurutnya, pembinaan yang telah diberikan terhadap Napiter tersebut antara lain program pengenalan lingkungan, profiling, deradikalisasi, asesmen dan penelitian kemasyarakatan, program kesadaran beragama, pembinaan kepribadian, wawasan kebangsaan, serta pembinaan kemandirian.

Baca Juga :   Peringatan HANI di Kota Bogor, Kukuhkan 6 Kelurahan Bersinar

Dengan mengenakan pakaian putih, peci hitam dan sarung tangan, suasana haru mewarnai momen para Napiter saat mengucapkan ikrar dan janji setia kepada NKRI. Mereka juga melakukan penghormatan dan mencium bendera merah putih. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan oleh Kepala Lapas Kelas IIB Warungkiara dan para saksi yakni Kepala Lapas Kelas IIA Banceuy, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris, Kepala Satuan Tugas Wilayah Jawa Barat Densus 88 Anti Teror, dan Ketua MUI Kabupaten Sukabumi. Napiter juga membacakan Pancasila dan Yel-Yel “NKRI HARGA MATI” sebanyak tiga kali, dipimpin oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jawa Barat dan diikuti oleh WBP Teroris.

Baca Juga :   BPN Kota Bogor Akan Luncurkan Sertifikat Elektronik Aset Pemkot
Foto : Dok Humas Lapas Warungkiara

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Kusnali, mengatakan ikrar para napiter tersebut sebelumnya telau melalui proses yang cukup panjag lewat pembinaan yang dilakukan oleh Lapas Warungkiara dan Lapas Banceuy.

“Proses pembacaan ikrar setia kepada NKRI oleh saudara saudara kita yang terlibat kasus terorisme dan radikalisme sebelumnya melalui proses yang panjang yang dilakukan oleh Lapas Kelas IIB Warungkiara dan Lapas Kelas IIA Banceuy, sehingga saudara – saudara kita bisa mengakui NKRI dan Pancasila” ujar Kusnali.

Kusnali menambahkan, ikrar setia NKRI para Napiter dilakukan tanpa ada paksaan. Kembalinya mereka kepada NKRI merupakan kesadaran dan dengan niat baik untuk setia kepada bangsa dan negara. Harapannya, deradikalisasi dan program-program pembinaan yang telah diberikan oleh para pamong dan instansi terkait bisa menjadi bekal para napiter saat nanti kembali ke lingkungan masyarakat.

Baca Juga :   Graha KADIN Kota Bogor Diresmikan, Bima Arya Tantang Kolaborasi Konkret
Foto : Dok Humas Lapas Warungkiara

Kusnali juga mengucapkan selamat dan berterima kasih kepada Lapas Kelas IIB Warungkiara dan Lapas Kelas IIA Banceuy yang sudah melakukan program pembinaan deradikalisme terhadap napiter. Dirinya menekankan agar terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan sehingga UPT di Jawa Barat selalu dipercaya untuk melaksanakan program deradikalisme untuk WBP yang tersandung kasus Terorisme.

“Saya berharap langkah-langkah yang telah diambil terhadap Warga Binaan terorisme tidak hanya membuat mereka kembali ke pangkuan NKRI, tapi juga membuat mereka bisa diterima kembali di lingkungan masyarakat,” harap Kusnali. (*Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *