Breaking News

Dukung Sukabumi Zero Stunting, Kecamatan Waluran Jalankan SALIMAH

Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri melakukan Visit Rabu Observasi dan Aksi Sinergi Penanganan Stunting (ROASTING) di Desa Mangunjaya Kecamatan Waluran, Rabu 13 September 2023. (Foto : fb Pemkab Sukabumi)

FOKUSMEDIANEWS.COM, KAB SUKABUMI – Kecamatan Waluran Kabupaten Sukabumi sangat mendukung program Kabupaten Sukabumi Zero Stunting. Realisasi dukungan tersebut diantaranya dengan menjalankan program Sedekah lima ratus rupiah diakronimkan menjadi SALIMAH.

Camat Waluran Ali Murtadho, menyampaikan rencana percepatan penanganan stunting di Wilayahnya dilakukan secara terus menerus atau berkesinambungan dan intensif.

“Pencegahan stunting di Kecamatan Waluran ini kami lakukan diantaranya dengan menjalankan program Sedekah lima ratus rupiah atau Salimah, dimana seluruh unsur yang ada di Kecamatan Waluran bersedekah setiap Hari kemudian diberikan kepada Keluarga sasaran,” ujar Ali Murtadho, saat menerima kunjungan Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri dalam program visit Rabu Observasi dan Aksi Sinergi Penanganan Stunting (ROASTING), Rabu (13/9/2023).

Baca Juga :   Pemkab Sukabumi Raih Penghargaan Sertifikat Elektronik Terbaik Tingkat Nasional

Sementara Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi H. Iyos Somantri pada kunjungan ROASTING di Desa Mangunjaya Kecamatan Waluran tersebut meminta kepada seluruh pihak untuk terus bekerja sama berkolaborasi dan berkoordinasi agar capaian stunting di Kabupaten Sukabumi bisa di bawah 14%.

“Terimakasih kepada seluruh pihak tentunya tanpa kebersamaan, dan dukungan dari unsur pentahelix keinginan kita dalam mengatasi stunting tidak akan tercapai, terkhusus di wilayah Waluran laksanakan program ini dengan sungguh -sungguh untuk mencapai Sukabumi Zero Stunting,” ungkapnya.

Baca Juga :   H. Marwan Hamami Membuka Assalam Tournament Mini Soccer Bupati Cup
Foto : FB Pemkab Sukabumi

Wabup berpesan kepada para stakeholder memberikan perhatian dan kepedulian kepada masyarakat yang menjadi sasaran intervensi pencegahan stunting untuk terus diberi Asupan bernutrisi.

“Saya ingin ibu Hamil KEK, Ibu Hamil Anemia diberi asupan nutrisi secara terus menerus dan terus dan di monitoring dengan rentan waktu minimal selama 3 bulan, terus lihat perkembangannya sampai tidak ada lagi stunting, hal itu supaya di generasi mendatang Sukabumi memiliki SDM yang cerdas, dan Kuat,” tegas Iyos Somantri.

Baca Juga :   Peringati Hari Juang Siliwangi 2022, Wabup Sukabumi : Jadikan Nilai Kepahlawanan Motivasi Membangun Sukabumi Lebih Baik

Pada kesempatan tersebut dilaksanakan pemberian makanan tambahan berbahan lokal untuk balita stunting, beras nutrizing untuk ibu hamil, olahan ikan untuk anak stunting dan ibu hamil KEK , bantuan susu dan telur untuk ibu hamil dan penyerahan benih padi nutrizing. Serta bantuan Pemberian Makanan Tambahan Stunting. (*rls)

Sumber : Medsos resmi Pemkab Sukabumi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *