Breaking News

Disdagin Sukabumi Ajak Siswa SMKN 1 Sukalarang Jadi Agen Perubahan “Bangga Buatan Indonesia”

Sosialisasi Gerakan Nasional "Bangga Buatan Indonesia (BBI)" yang digelar Disdagin Kabuy Sukabumi, di Aula SMKN 1 Sukalarang,  Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/7/2026). Foto: Iwan M. 

FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi melalui Bidang Pengembangan Ekspor dan Pemasaran Produk Dalam Negeri menggelar Sosialisasi Gerakan Nasional “Bangga Buatan Indonesia (BBI)” kepada siswa SMKN 1 Sukalarang, Selasa (21/7/2026). Kegiatan berlangsung di Aula SMKN 1 Sukalarang, Jalan Raya Sukabumi–Cianjur KM 12 No. 55, Desa Cimangkok, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi.

Sosialisasi ini bertujuan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap produk dalam negeri sekaligus memperkuat peran pelajar dalam mendukung kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Disamping itu juga merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengimplementasikan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia melalui dunia pendidikan.

Kepala Bidang Pengembangan Ekspor dan Pemasaran Produk Dalam Negeri Disdagin Kabupaten Sukabumi, Irwan Fajar, mengatakan sosialisasi di tingkat SMA dan SMK ini merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya mencintai produk dalam negeri.

“Langkah ini diharapkan mampu membangkitkan dan memajukan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal di Kabupaten Sukabumi, sekaligus mendongkrak roda perekonomian dari tingkat daerah hingga skala nasional,” ujarnya.

Baca Juga :   Sunsun Rancangan Perwali Tentang Komite Sekolah, Pemkot Bogor Gelar FGD

Menurut Irwan, pelajar merupakan generasi penerus bangsa sekaligus agen perubahan yang memiliki peran penting dalam membentuk pola konsumsi masyarakat agar lebih mengutamakan produk Indonesia.

“Selain itu, para pelajar diposisikan sebagai agen perubahan untuk mengubah pola konsumsi anak muda agar lebih memprioritaskan produk dalam negeri,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga mendapatkan edukasi mengenai transformasi digital, strategi pemasaran melalui marketplace, peluang pengembangan UMKM berbasis teknologi, serta tantangan produk lokal dalam menghadapi persaingan global.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan kualitas dan keunggulan produk asli Indonesia, manfaat membeli produk lokal bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, tantangan produk dalam negeri di tengah gempuran produk impor, hingga pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana promosi dan pemasaran produk lokal.

Sementara itu Kepala SMKN 1 Sukalarang, Mulyadi, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sukabumi atas kepercayaan yang diberikan kepada SMKN 1 Sukalarang sebagai tuan rumah kegiatan sosialisasi Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.

Baca Juga :   Fakultas Ilmu Pendidikan UPI Melakukan Kegiatan Pengabdian Kemasyarakatan di Kabupaten Sukabumi

Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan visi sekolah dalam membentuk lulusan yang unggul, berkarakter, memiliki jiwa kewirausahaan, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia usaha dan dunia industri.

“SMKN 1 Sukalarang sangat menyambut baik dan mendukung penuh pelaksanaan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia. Kami meyakini bahwa menumbuhkan kecintaan terhadap produk dalam negeri harus dimulai sejak usia sekolah. Melalui kegiatan ini, siswa memperoleh wawasan bahwa membeli, menggunakan, dan mempromosikan produk lokal merupakan bentuk nyata kontribusi dalam memperkuat perekonomian daerah maupun nasional,” ungkap Mulyadi.

Ia menambahkan, sebagai sekolah vokasi, SMKN 1 Sukalarang terus mendorong peserta didik agar tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menjadi wirausahawan muda yang kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Kami berharap para siswa mampu menjadi generasi yang bangga menggunakan produk Indonesia sekaligus mampu menciptakan produk unggulan yang bernilai tambah. Kompetensi yang dimiliki di setiap program keahlian menjadi modal besar bagi siswa untuk menghasilkan karya dan produk yang mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional,” tambahnya.

Baca Juga :   60 UMKM di Kab Sukabumi Naik Kelas Dari Katagori Mikro ke Kecil

Lebih lanjut, Mulyadi menegaskan bahwa SMKN 1 Sukalarang akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dunia industri, serta pelaku UMKM melalui berbagai program pembelajaran berbasis proyek, Teaching Factory, kewirausahaan, dan pemasaran digital. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan lulusan yang kompeten, mandiri, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap kemajuan ekonomi daerah.

Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias. Selain memperoleh wawasan mengenai pentingnya mencintai produk lokal, para siswa juga diajak memahami bahwa perkembangan teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan daya saing produk Indonesia melalui berbagai platform digital dan marketplace.

Melalui kegiatan ini diharapkan semangat “Bangga Buatan Indonesia” semakin tumbuh di kalangan generasi muda, sehingga mereka tidak hanya menjadi konsumen yang bijak, tetapi juga mampu menjadi inovator, kreator, dan pelaku usaha yang berkontribusi dalam memperkuat perekonomian Kabupaten Sukabumi serta mendukung kemajuan ekonomi nasional. (Iwan)