Breaking News

Bima Arya Hadiri Rakor Persiapan Pengadaan ASN tahun 2024

Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan pengadaan ASN tahun 2024 yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (KemenPAN-RB), Kamis (14/3/2024) di Jakarta. (Foto : Diskiminfo Kota Bogor)

FOKUSMEDIANEWS.COM, KOTA BOGOR – Wali Kota Bogor, Bima Arya didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Hery Karnadi mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan pengadaan ASN tahun 2024 yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (KemenPAN-RB), Kamis (14/3/2024) di Jakarta.

Baca Juga :   Jelang Akhir Jabatan, Bima dan Dedie Paturai Tineung di Kecamatan Bogor Utara

Keikutsertaan Kota Bogor bersama berbagai daerah lainya merupakan wujud komitmen untuk menyukseskan reformasi birokrasi yang juga memberikan dampak secara langsung kepada masyarakat.

Menpan-RB, Abdullah Azwar Anas dalam arahanya menyampaikan kegiatan ini bukan saja membahas mengenai hal teknis, tapi juga strategis.

Peserta Rakor persiapan pengadaan ASN tahun 2024 (Foto : Diskiminfo Kota Bogor)

“Presiden telah menetapkan formasi terbesar di dalam 7 tahun ini, yang diberikan dalam rangka penyelesaian CPNS maupun tenaga non ASN,” katanya.

Baca Juga :   APEKSI Siap Kolaborasi dengan LKPP, Dorong Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri di Daerah

Rakor yang bertemakan bergerak untuk reformasi birokrasi ini haruslah memberi dampak bagi masyarakat secara langsung.

Karena lanjut Anas, Presiden selalu berpesan bahwa kesibukan yang dilakukan oleh ASN juga harus dirasakan dampaknya untuk masyarakat.

Peserta Rakor persiapan pengadaan ASN tahun 2024 (Foto : Diskiminfo Kota Bogor)

“Maka rekrutmen SDM tahun ini sangat penting. Oleh karena itu tolong di cek usulan teman-teman ini apakah sudah sesuai usulan sesuai arahan presiden agar mendorong reformasi birokrasi yang profesional, salah satunya adalah dengan menyiapkan talenta digital,” katanya.

Baca Juga :   Lantik 67 PNS, Bupati Sukabumi : Jadilah Pemimpin Handal dan Profesional dalam Menerapkan Prinsip Pemerintahan

Dengan begitu lanjut Anas, maka akan dilakukan percepatan birokrasi yang lincah dan birokrasi yang berdampak. (*rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *