FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 tahun 2026 akan diisi dengan rangkaian kegiatan yang menggambarkan semangat pembangunan sekaligus promosi potensi daerah. Mengusung tema “Sukabumi Mubarakah: Memacu Agro Industri, Memajukan Pariwisata”, berbagai agenda telah disiapkan untuk melibatkan masyarakat sekaligus memperkenalkan kekayaan Kabupaten Sukabumi kepada khalayak yang lebih luas.
Peringatan HJKS tahun ini bukan sekadar seremoni tahunan. Pemerintah Kabupaten Sukabumi menjadikannya sebagai momentum untuk memperkuat sinergi pembangunan, melestarikan budaya, menggerakkan perekonomian masyarakat, dan memperkokoh sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan daerah.
Rangkaian kegiatan akan diawali dengan Palabuhanratu Festival 2026 pada 7 Agustus 2026 yang menjadi etalase kekayaan budaya dan pesona wisata pesisir Sukabumi. Selanjutnya, 12 Agustus 2026, masyarakat akan menyaksikan pembukaan layanan kesehatan modern di RSUD Sekarwangi sebagai bentuk peningkatan kualitas pelayanan publik.
Memasuki pertengahan Agustus, Pantai Cimaja kembali menjadi perhatian dunia melalui Cimaja Boardriders Open Pro Surf Competition pada 15 Agustus 2026. Kompetisi selancar tersebut diharapkan mampu menarik peselancar dan wisatawan dari berbagai daerah, sekaligus memperkuat posisi Cimaja sebagai salah satu destinasi surfing terbaik di Indonesia.
Suasana perayaan berlanjut pada awal September melalui Festival Kopi yang berlangsung pada 2 hingga 3 September 2026, disusul Gebyar Sipenyu pada 8 September 2026. Kedua kegiatan tersebut menjadi ruang promosi bagi produk unggulan daerah sekaligus bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan potensi lokal.
Puncak Hari Jadi Kabupaten Sukabumi akan diperingati melalui Tasyakur Bi Nikmah pada 9 September, kemudian Upacara Sekar Budaya, Penyematan Satyalancana Karya Satya Tahun 2026, serta Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Sukabumi pada 10 September 2026.
Setelah itu, kemeriahan berlanjut melalui Sukabumi Expo 2026 yang digelar pada 12–15 September 2026. Ajang tersebut akan menjadi wadah promosi produk UMKM, inovasi, investasi, hingga potensi unggulan dari berbagai perangkat daerah dan pelaku usaha.
Rangkaian HJKS kemudian diteruskan dengan Touring Ngabumi Sesi 5 – Explore Desa Wisata serta Festival Bonsai dan Launching Buku pada 19 September 2026, sebelum ditutup dengan kegiatan Khitanan Massal pada 20 September 2026 sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dirancang agar tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan promosi daerah.
“Tema HJKS ke-156 menjadi pengingat bahwa Sukabumi memiliki kekuatan besar pada sektor agro industri dan pariwisata. Melalui berbagai kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mempromosikan potensi daerah, menjaga kelestarian alam dan budaya, serta menjadikan Sukabumi sebagai destinasi yang semakin dikenal dan diminati,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh masyarakat dalam menjaga citra positif Kabupaten Sukabumi.
Dengan semangat kebersamaan, Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 diharapkan menjadi titik awal lahirnya berbagai inovasi dan kolaborasi yang mampu mendorong kemajuan daerah. Melalui potensi alam, budaya, agro industri, dan pariwisata yang dimiliki, Kabupaten Sukabumi optimistis terus melangkah menuju daerah yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah ( Mubarakah). (*/Red)
Sumber : Akun facebook Dispar Kabsi.











