Breaking News

Gandeng KKN UGM, Kecamatan Cisolok Gelar ‘Gembira Pesisir 2026’ di Pantai Karanghawu

FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Pemerintah Kecamatan Cisolok bersama Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar aksi nyata bertajuk “Gembira Pesisir 2026”. Kegiatan ini dipusatkan di Kawasan Destinasi Wisata Pantai Karanghawu, Desa Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (17/7/2026).

Agenda ini menjadi ruang sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan warga. Tujuannya untuk mewujudkan kawasan pesisir yang bersih, lestari, sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata lokal. Sepanjang acara, berbagai program edukatif, sosial, dan pemberdayaan masyarakat sukses dilaksanakan.

Baca Juga :   Tol Bocimi KM 64 Arah Jakarta ke Sukabumi Amblas, Ditutup Untuk Sementara

Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, mengapresiasi tinggi dedikasi para mahasiswa KKN UGM. Menurutnya, kolaborasi ini membawa inovasi segar yang selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah.

“Kegiatan ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian kawasan pesisir. Ini adalah aset berharga yang harus kita wariskan kepada generasi mendatang,” ujar Okih dalam sambutannya.

Gembira Pesisir 2026 dirancang untuk memicu kesadaran warga dalam mengelola wisata secara berkelanjutan. Selain mengedukasi pentingnya kebersihan lingkungan, acara ini juga bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

Baca Juga :   Peluncuran SAM FARM Greenhouse, Destinasi Agrowisata Berbasis Smart Farming

Pemerintah Kecamatan Cisolok berharap kolaborasi ini menjadi awal dari kerja sama jangka panjang. Khususnya dalam memperkuat sektor lingkungan, pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat di Pantai Karanghawu sebagai salah satu destinasi unggulan Kabupaten Sukabumi.

Aksi ini mendapat dukungan luas dan dihadiri oleh berbagai unsur penting. Di antaranya Forkopimcam Cisolok, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, serta jajaran UPTD/UPTB setempat. Turut hadir perwakilan Pemerintah Desa Cisolok dan Karangpapak, tokoh pemuda dari KNPI dan Karang Taruna, Forum Silaturahmi Komunitas Sukabumi (FSKS), pendamping desa, serta para pelaku usaha perhotelan dan UMKM.

Baca Juga :   Badan Pengelola CPUGGp Gelar Rakor, Bahas Program Kerja Tahun 2025

Gerakan ini juga menggerakkan sektor pendidikan dengan melibatkan kepala sekolah, guru, serta siswa tingkat SMP, SMA, dan SMK. Semangat kolaborasi akademik semakin kuat dengan hadirnya mahasiswa KKN dari Universitas Nusa Putra Sukabumi dan Universitas Pakuan (Unpak) Bogor yang membaur bersama masyarakat sekitar. (**)