Breaking News

Filantropi Muda Indonesia Gelar Diskusi Untuk Sinergi Penanganan Bencana Sukabumi

Diskusi untuk sinergi penanganan bencana Sukabumi, yang dilaksanakan oleh Filantropi Muda Indonesia (FMI) di RM Dapur Bang Jek, Parung,Kabupaten Bogor. (Foto : Istimewa)

Sekda Sukabumi : Terimakasih kepada gabungan relawan Indonesia atas kepeduliannya terhadap bencana di Kabupaten Sukabumi.

FOKUSMEDIANEWS.COM, BOGOR – Filantropi Muda Indonesia (FMI) yang merupakan gabungan relawan Indonesia menggelar diskusi untuk sinergi penanganan bencana Sukabumi, di RM Dapur Bang Jek, Parung, Kabupaten Bogor, Jumat (3/1/2025). Diskusi dengan tema sentral ‘Pulihkan Indonesia’ itu dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman.

Baca Juga :   Rakor Persiapan HJKS ke-154, Sekda Kab Sukabumi Tekankan Sinergitas dan Kolaborasi

Sekda Ade Suryaman mengungkapkan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Filantropi Muda Indonesia, atas bantuan untuk warga terdampak banjir, longsor, dan pergerakan tanah yang melanda Kabupaten. Sukabumi beberapa waktu lalu.

“Saya ucapkan terimakasih kepada gabungan relawan Indonesia atas kepeduliannya terhadap bencana di Kabupaten Sukabumi. Hari ini teman-teman FMI sedang membahas bagaimana recovery masa transisi bencana Sukabumi,” ujar Ade.

Baca Juga :   Heri Gunawan Ajak SMSI Sukabumi Raya Bangun Sinergitas Majukan Sukabumi

Sekda menyebutkan, peran lembaga filantropi sangat besar terhadap bencana Kabupaten Sukabumi, sehingga penanganan dilapangan bisa dilaksanakan sangat cepat.

“Kalau penanggulangan ini dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten tanpa bantuan pihak lain mungkin penyelesaian akan lama, tetapi dengan bantuan teman-teman relawan ini pelaksanaannya lebih cepat,” terangnya.

Lebih lanjut Sekda menyampaikan, sebanyak 39 dari 47 Kecamatan se-Kabupaten Sukabumi terdampak bencana. Sejauh ini tim asesmen telah melaksanakan penilaian infrastruktur di berbagai kecamatan tersebut.

Baca Juga :   Jelang Verifikasi KLA, Sekda Kab Sukabumi Minta Semua Stakeholder harus Terlibat Aktif dan Bersinergi

“Proses penilaian lapangan sudah dianggap selesai. Hasilnya sedang dilakukan pengolahan data oleh Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi,” ucapnya.

Sekda berharap kolaborasi lintas sektoral itu bisa mempercepat penanganan bencana untuk pemulihan ekonomi di Kabupaten Sukabumi. (*)