FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi, KH. Ujang Hamdun, turut angkat bicara menyikapi kasus yang menimpa anak di bawah umur ini.
“Atas nama pribadi dan lembaga, kami ucapkan innalillahi… Kami sangat prihatin dan berduka cita. Kepada keluarga korban, saya berpesan untuk sabar dan tawakal dalam menghadapi ujian, serta semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujarnya melalui sambungan seluler, Jumat (12/12/2025).
Sekum MUI menegaskan bahwa pihaknya mengutuk keras tindakan bejat yang dilakukan terhadap anak. Agar musibah ini tidak terulang, Ia juga mengimbau seluruh pihak, mulai pemerintah, keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan dan lingkungan anak.
Lebih jauh, ia mendorong unsur pemerintah dan dinas terkait, khususnya DP3A Kabupaten Sukabumi, untuk memperkuat sosialisasi tentang pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta memastikan pendampingan dan perlindungan bagi korban dan keluarganya berjalan optimal sesuai indikator.
KH. Ujang Hamdun juga meminta aparat penegak hukum untuk berkomitmen penuh, bekerja secara transparan, profesional, dan menuntaskan kasus ini hingga terang benderang.
“Jangan sampai ada korban lain. Dan jangan sampai kasus seperti Emon, yang menimpa puluhan anak sekolah dasar, kembali terulang,” tegasnya.











