Breaking News

Sekda Kota Bogor Buka Bimtek Pendampingan Penilaian SPIP

Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah membuka Bimbingan teknis (bimtek) Pendampingan Penilaian Mandiri Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) // Foto : Diskominfo Kota Bogor

FOKUSMEDIANEWS.COM, KOTA BOGOR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah membuka Bimbingan Teknis (bimtek) Pendampingan Penilaian Mandiri Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Integratif pada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tahun 2024.

Bimtek dilangsungkan selama dua hari mulai Selasa (4/6/2024) di Fave Hotel, Jalan Cidangiang. Kegiatan itu dihadiri langsung perwakilan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Barat dan seluruh sekretaris OPD dan asesor di lingkup Pemkot Bogor.

Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah dalam sambutannya menjelaskan, Bimtek ini untuk memberikan pemahaman lebih lanjut kepada para sekretaris OPD dalam pengisian dan perencanaan di SPIP untuk kemudian hasilnya bisa dievaluasi oleh BPKP.

Baca Juga :   Bogor Mengaji Terus Berlanjut, Empat Ribu Warga Bebas Buta Al-Quran
Sekda Kota Bogor Hj. Syrifah Sofiah (Foto : Diskominfo Kota Bogor)

Sejauh ini, kata Syarifah, tepatnya di tahun lalu (2023) Pemkot Bogor mendapatkan nilai atau level 3 dari hasil evaluasi SPIP Terintegrasi oleh BPKP Pusat. Di Jawa Barat, baru 3 pemda yang mendapat nilai 3 di semua level, termasuk Kota Bogor.

“Makanya peran para sekretaris dan para perencana itu sangat vital. Dalam SPIP untuk menuju tujuan visi misi Kota Bogor itu harus punya kemampuan untuk mengendalikan satu perangkat daerah itu,” kata Syarifah .

Baca Juga :   Tinjau Lokasi Bencana di Kab Sukabumi, Pj Gubernur dan Bupati Berikan Bantuan Kepada Masyarakat Terdampak

SPIP ini bisa berjalan, kata Syarifah, tentu dengan berbagai langkah strategis hasil rekomendasi dari BPKP. Salah satunya dengan mitigasi risiko dalam setiap perencanaan yang diambil. Jangan sampai, terjadi pengulangan kesalahan yang berakibat fatal.

“Jadi mitigasi risiko itu jangan hanya jadi catatan saja, namun harus ada aksi terhadap itu. Hasil evaluasi tahun 2023 kemarin bukan hanya sekedar angka, tapi bagaimana kita bisa melaksanakan pengisian SPIP dengan benar, itu menunjukkan siapa kita,” tegas Syarifah.

Baca Juga :   Bupati Sukabumi Berpesan Bumdes Harus Hadir Sebagai Trigger Percepatan Pemulihan Ekonomi Di Pedesaan
Foto : Diskominfo Kota Bogor

Di tempat yang sama, Sekretaris Inspektorat Kota Bogor, Anne Dewiana Rulianti menambahkan, bimtek ini untuk memberikan pemahaman berkaitan dengan tugas masing-masing OPD dalam penilaian mandiri dan pengisian lembar kerja SPIP Terintegrasi.

“Selanjutnya diharapkan nanti penilaian mandiri dan pengisian yang dilakukan oleh Pemkot Bogor bisa mendapatkan penilaian dari BPKP perwakilan Provinsi Jawa Barat dan diharapkan bernilai baik,” kata Anne. (*rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *