Breaking News

Nakhoda Baru PWI Sukabumi 2026-2029: Melawan Keterbatasan dengan Kebersamaan

Oplus_131072

FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Suasana ruang pertemuan di Pendopo Kabupaten Sukabumi pada Sabtu, 16 Mei 2026, terasa lebih hangat dari biasanya. Puluhan jurnalis berkumpul, bukan untuk memburu narasumber atau mengetik tenggat berita di bawah meja, melainkan untuk menentukan nasib rumah besar mereka sendiri. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten
Sukabumi.

Melalui Konferensi VI, mereka tidak sekadar memilih nakhoda baru untuk periode 2026-2029. Lebih dari itu, ada kegelisahan kolektif yang sedang dibahas di atas meja, yaitu bagaimana menjaga marwah pers agar tetap tegak berdiri di tengah gempuran disrupsi informasi yang kian tidak terbendung.

Di balik riuhnya ruang sidang, tema “Pers Profesional, Bersinergi Mengawal Pembangunan Daerah” terpampang nyata sebagai pengingat. Tema ini bukan sekadar pemanis dekorasi. Bagi Plt Ketua PWI Jawa Barat, Achmad Syukri, frasa tersebut adalah sebuah tuntutan zaman. Di hadapan para peserta, Achmad Syukri menegaskan bahwa, tugas wartawan hari ini telah bergeser. Jurnalis tidak boleh lagi sekadar menjadi pencatat peristiwa yang pasif.

Baca Juga :   Pj. Bupati Bogor Ajak Masyarakat Budayakan Olahraga dan Peduli Lingkungan

“PWI harus konkret memberikan sumbangsih dalam membedah persoalan di lingkungan Pemkab Sukabumi. Tidak cukup hanya menyajikan berita,” ujar Ari sebutan akrab sehari-hari Achmad Syukri dengan nada bicara yang tegas.
Ia menyelipkan pesan mendalam, bahwa peningkatan kompetensi melalui ujian resmi adalah benteng terakhir jurnalisme cetak dan digital dari kepungan informasi palsu (hoax).

Kegelisahan serupa juga disuarakan oleh Nuruddin Zain Syamsi. Pria yang akrab disapa Bah Anom ini dengan jujur mengakui beratnya tantangan yang dihadapi organisasi, mulai dari gempuran teknologi hingga keterbatasan anggaran yang mengintai ruang gerak mereka. Namun, bagi Bah Anom, keterbatasan bukanlah alasan untuk melangkah mundur. Jawabannya ada pada ikatan emosional antar-anggota.

Baca Juga :   Kapolres Sukabumi Evakuasi Korban Kecelakaan Lalulintas, Gunakan Mobil Dinas

“Mari terus mencoretkan sejarah dan memberikan yang terbaik bagi PWI maupun Kabupaten Sukabumi,” ajaknya, memompa semangat kebersamaan yang disambut tepuk tangan riuh peserta sidang.

Dukungan terhadap profesionalisme ini juga mengalir dari luar pagar pers. Kepala Diskominfosan Kabupaten Sukabumi, Yulipri, yang hadir mewakili jajaran pemerintah daerah, mengingatkan kembali akar sejarah PWI yang lahir sejak 9 Februari 1946. Baginya, di usia yang tidak lagi muda, PWI tetap menjadi kompas yang relevan dalam ekosistem informasi publik yang sering kali keruh. Pemerintah daerah, menurut Yulipri, sangat membutuhkan mitra kritis yang akurat dan berimbang untuk mengawal program pembangunan.

Baca Juga :   Pustu Cicadas Cikundul Kota Sukabumi Diresmikan

Konferensi hari itu berjalan maraton dan dinamis, dipimpin dengan apik oleh Ketua Panitia, Aab Abdul Malik. Dimulai dari pengesahan susunan acara yang ketat, penyampaian laporan pertanggungjawaban yang transparan, hingga puncaknya pemilihan struktur kepengurusan baru untuk tiga tahun ke depan.

Saat tirai Konferensi VI ditutup sore itu, sebuah babak baru resmi dimulai bagi PWI Kabupaten Sukabumi. Struktur kepengurusan baru 2026-2029 telah terbentuk, menyisakan pekerjaan rumah besar untuk menyusun program kerja konkrit pada pelantikan bulan depan. Di tangan para pengurus baru inilah, harapan akan pers yang profesional, mandiri, dan berdampak nyata bagi masyarakat Sukabumi kini dititipkan.