FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi secara resmi mengukuhkan kembali Festival Wisata Karangpara di Desa Kebon Manggu, Kecamatan Gunungguruh. Langkah strategis ini dipimpin langsung oleh Bupati Sukabumi, Asep Japar, guna menghidupkan kembali denyut seni budaya tradisional sekaligus mendongkrak sektor ekonomi kreatif bagi para pelaku UMKM setempat.
Sebagai bentuk komitmen nyata dalam penguatan sektor pariwisata daerah, Bupati Asep Japar menetapkan status Desa Wisata dan Kampung Wisata ke dalam tiga kategori, yakni maju, berkembang, dan rintisan. Bersamaan dengan momentum tersebut, diserahkan pula 31 sertifikat Desa Wisata dari Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi. Demi mempercepat pengembangan potensi lokal, pemerintah daerah mengumumkan pemberian dana stimulan sebesar Rp50 juta bagi masing-masing dari 31 desa wisata yang terpilih tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menjelaskan bahwa festival tahunan ini dirancang sebagai role model (percontohan) destinasi yang bertumpu pada pemberdayaan masyarakat. Melalui keterlibatan aktif warga lokal, perputaran ekonomi diharapkan dapat langsung dirasakan oleh sektor UMKM dan industri kreatif di tingkat desa.
Senada dengan hal itu, Bupati Asep Japar menegaskan kekayaan alam dan budaya Karangpara merupakan modal besar yang harus dikelola melalui semangat gotong royong.
“Festival Wisata Karangpara ini merupakan salah satu contoh wisata berbasis masyarakat lokal yang mampu meningkatkan ekonomi kreatif. Kami di jajaran Pemkab Sukabumi akan terus memberikan dukungan penuh guna mendongkrak kualitas pariwisata demi kesejahteraan warga,” tegas Asep Japar.
Gelaran festival ini berlangsung semarak dengan menampilkan ragam potensi budaya lokal. Mulai dari atraksi seni Rampak Pencak Silat, tari Jaipongan, hiburan tradisional, bazar produk UMKM, hingga perlombaan kuliner seperti Lomba Nasi Liwet.
Acara ini dihadiri oleh jajaran perangkat daerah, para camat se-Kabupaten Sukabumi, serta didukung penuh oleh PT SCG sebagai sponsor utama. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta ini diharapkan dapat memperluas eksposur pariwisata Sukabumi, mendatangkan lebih banyak arus kunjungan wisatawan, serta menciptakan dampak ekonomi berkelanjutan bagi pendapatan asli desa. (*)











