FOKUSMEDIANEWS.COM, KOTA SUKABUMI – Laskar fiisabillilah dibawah pimpinan ustadz Cholil Al-Absuki menggelar aksi demo kaitan dugaan politisasi agama yang dilakukan salah satu calon dalam kontestasi pilkada Kota Sukabumi. Aksi demo ini dilakukan tepat di jalan Achmad Yani, Alun alun Kota Sukabumi, Senin (4/11/2024).
Dalam orasinya, ustadz Cholil menekankan kepada pihak berwajib atau yang terkait agar memanggil calon tersebut. Terutama kepada pihak MUI Kota Sukabumi agar segera mengkaji, apakah itu ada unsur penistaan agama atau tidak. Kalau itu masuk dalam penistaan agama, pihak laskar fiisabillah mendorong agar pihak berwajib untuk memprosesnya.
Aksi ini terjadi karna penggunaan syahadat dan sumpah demi Allah untuk kepentingan politik oleh salah satu calon pada kontestasi pilkada Kota Sukabumi.
Ada empat point didalam tuntutan aksi yang dilakukan oleh laskar fiisabillilah, yaitu jangan menggunakan agama sebagai alat politik, jangan mencampurkan urusan agama didalam kontestasi pilkada Kota Sukabumi, menekankan fakta integritas secara pribadi, dan didalam menjalankan rangkaian sosialisasi harus dengan baik dan tidak saling menjatuhkan sesuai dengan undang undang yang berlaku.

Acara aksi ini diikuti tidak kurang dari 100 anggota Laskar Fiisabillah. Menurut ustadz Cholil Al-Absuki, karena ini hari kerja banyak anggota yang tidak bisa turun dalam aksi ini.
“Saya sebagai warga negara yang baik, tentunya akan mengawal pilkada Kota Sukabumi ini agar berjalan dengan damai dan kondusif, Tetapi bila masih ada calon yang masih menggunakan agama untuk kepentingan politik, kami akan mengadakan aksi lebih besar lagi untuk berikutnya,” ucap ketua Laskar Fiisabillilah Ustadz Cholil Al-Absuki kepada wartawan.
Ustadz Cholil berharap, pilkada di Kota Sukabumi berjalan dengan baik, termasuk tidak memakai agama sebagai alat politik dan lainnya. “Laskar Fiisabillah akan terus memantau perkembangan pilkada kota Sukabumi kaitan aksi yang disampaikan hari ini,” tutupnya. (***)
Pewarta : Fitra Yudi





