Breaking News

Ketua PWI Jabar Kutuk Keras Penganiayaan Wartawan di Kabupaten Bogor

Foto : Istimewa

FOKUSMEDIANEWS.COM, BANDUNG – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Barat Hilman Hidayat, mengutuk keras para pelaku pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Zarkasi wartawan anggota PWI Kabupaten Bogor. Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) tersebut tidak jauh dari kantor Sekretariat  PWI Kabupaten Bogor, di Gedung Graha Wartawan, Cibinong, pada Jumat, 11 Oktober 2024.

Korban Zarkasi adalah wartawan ziber24jam.com terdaftar sebagai anggota PWI Kabupaten Bogor.

Hilman menyatakan, berdasarkan keterangan yang diperoleh pengurus PWI Kabupaten Bogor dan PWI Jabar, pengeroyokan itu dilakukan dengan cara pengecut. Para terduga pelaku pengeroyokan itu berjumlah lebih dari satu orang. Seusai melakukan pengeroyokan para terduga pelaku kabur.

“Kami prihatin dan mengutuk keras perbuatan pengecut seperti itu. Tindakan seperti ini, tidak bisa dibiarkan terhadap siapapun, apa lagi terhadap wartawan,” tegas Hilman.

Baca Juga :   Kongres PWI Paling Lambat Akhir Agustus 2025, Peserta Hanya Ketua Povinsi Hasil Konferensi Bukan Pelaksana Tugas (Plt)

Karena itu, Hilman berharap jajaran kepolisian di Bogor dapat segera menangkap para terduga pelaku penganiayaan dan mengungkap latar belakang peristiwa itu.

Lebih lanjut Hilman mengatakan tindakan kekerasan terhadap wartawan adalah tindakan biadab. Sebab menurut dia, wartawan bekerja dilindungi undang undang dalam hal ini UU 40/1999.

Bahkan wartawan berkerja untuk kepentingan publik. Maka perbuatan pengecut seperti itu tidak bisa ditoleransi. “Di medan konflik saja ada wartawan harus dilindungi,” kata Hilman.

Kronologi Peristiwa

Terduga pelaku penganiayaan berjumlah lima orang. Kejadian bermula ketika korban tengah mengendarai mobil dari arah lampu merah PDAM Kabupaten Bogor menuju Kantor PWI. Di tengah perjalanan, kendaraan yang dikemudikan korban Zarkasi dipepet dua motor dari sisi kanan dan kiri.

Baca Juga :   Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi Hadiri Panen Raya Nasional Secara Daring

Ketika Zarkasi hendak belok kiri ke Kantor PWI, dua pengendara motor muncul. Satu motor berada di sisi kanan dan satu lagi di kiri. Pengendara di sisi kiri terjatuh, dan pengendara di sisi kanan menghadang mobil yang dikemudikan Zarkasi. Mereka memaksa Zarkasi untuk mengantarkan pengendara yang jatuh ke dalam mobil.

Korban yang khawatir terhadap keselamatannya karena dalam posisi seorang diri mencoba mencari perlindungan ke rekan-rekanya yang sedang ada di  Kantor PWI. Lima orang terduga pelaku itu mengejar korban hingga ke halaman Kantor PWI Kabupaten Bogor dan memaksa Zarkasi kembali dan masuk ke dalam mobil untuk pergi bersama mereka.

Baca Juga :   Jelang Kongres Persatuan PWI, Mantan Ketua LKBPH PWI Pusat : Peserta Kongres Adalah Ketua Definitif Hasil Konferensi dan Bukan Plt yang Ditunjuk

Sebelum peristiwa ini terjadi Zarkasi pun mendapat ancaman. Seusai peristiwa tersebut Zarkasi bersama sejumlah rekan lainya melaporkan peristiwa ini ke Kantor Polres Bogor.

Tindak pidana kekerasan yang dialami Zarkasi ini diduga sebagai kelanjutan dari peristiwa sebelumnya. Sebelum peristiwa penganiaya itu kantor PWI Kabupaten Bogor dilempar batu dan material sejenisnya oleh orang tak dikenal. Pelemparan itu mengakibatkan kerusakan, sejumlah kaca gedung pecah.

Atas dua peristiwa itu, selain mengutuk para terduga pelaku, Hilman juga mendesak jajaran Kepolisian Bogor segera menangkap dan mengungkap penyebab yang melatari peristiwa itu. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *