Breaking News

Kadiskan Kab Sukabumi Paparkan 3 Isu Strategis Pembangunan Kelautan Dan Perikanan

Kadis Perikanan Kabupaten Sukabumi Nunung Nurhayati (ketiga dari kanan) saat mengikuti kegiatan Forum OPD Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat di Grand Preanger hotel Bandung, Rabu 8 Februari 2023. (Foto : humas pemkab Sukabumi)

FOKUSMEDIANEWS.COM, KAB. SUKABUMI – Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi Nunung Nurhayati mengikuti kegiatan Forum OPD Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat di Grand Preanger hotel Bandung, Rabu 8 Februari 2023.

Acara tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsatmaja, diikuti oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membidangi Kelautan dan Perikanan serta Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah se-Jawa Barat.

Dalam sambutannya Sekda Prov Jabar memaparkan urgensi forum OPD kelautan dan perikanan, diantaranya untuk memberikan masukan, Pendekatan partisipatif perencanaan pembangunan daerah, penjabaran visi dan misi kedalam program kegiatan serta dasar penyusunan rencana kerja perangkat daerah.

Baca Juga :   60 UMKM di Kab Sukabumi Naik Kelas Dari Katagori Mikro ke Kecil

Menurut Kadiskan Nunung Nurhayati, peran sektor kelautan dan perikanan Indonesia adalah sebagai sumber penghidupan dan kehidupan masyarakat pesisir, memberikan kontribusi PDB dan sebagai penyangga lingkungan.

“Ada 3 poin penting yang menjadi isu strategis pembangunan kelautan dan perikanan yaitu kualitas sumber daya manusia dan daya saing produk kelautan dan perikanan di era industri 4.0. Sehingga diperlukan peningkatan kualitas dan aksesibilitas pelatihan serta keahlian kepada nelayan, peningkatan upaya penjaminan sosial dan ketenagakerjaan, penerapan teknologi tunnel dan teknologi terapan lainnya kepada petambak garam,” jelasnya.

Baca Juga :   Pj Gubernur Jabar Pantau Penertiban Keramba Jaring Apung di Kawasan Waduk Cirata

Selain itu, perlunya penerapan internet of thing pada perikanan tangkap (smart fishing) dan autofeeder pada perikanan budidaya, diperlukan juga fasilitasi perizinan kepada pelaku usaha budidaya, pengolahan dan perikanan tangkap, fasilitasi dan pelatihan pemasaran produk kelautan dan perikanan serta pembinaan kelompok pengawas masyarakat.

Isu strategis yang kedua adalah pengelolaan kelautan dan perikanan berkelanjutan. Usaha yang bisa dilakukan untuk menangani isu ini diantaranya peningkatan kawasan konservasi di Jawa Barat.

Baca Juga :   Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-60, Lapas Warungkiara Gelar Baksos Berbagi Takjil

Ketiga adalah disparitas pembangunan kelautan dan perikanan utara dan selatan Jawa Barat.

“Penambahan luas kawasan konservasi laut yang dapat meningkatkan perlindungan habitat penting untuk pemijahan ikan dengan tujuan untuk menjaga keberlanjutan sumber daya ikan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi wilayah dan meningkatkan kesejahteraan nelayan,” tambahnya.

Nunung juga menegaskan poin penting dari kebijakan ekonomi biru yakni pengelolaan sampah plastik di laut yang bertujuan untuk menjaga laut agar tetap bersih sehingga ekosistemnya tetap sehat.

Sumber : Humas Pemkab Sukabumi

Editor: Anom Nurzain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *