FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Seorang warga Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi berinisal AR (63) tewas tertabrak kereta api Pangrango jurusan Bogor-Sukabumi pada, Sabtu, (2/8/2025).
Peristiwa yang menggegerkan warga sekitar itu terjadi sekira pukul 09.15 WIB di Kampung Paledang, Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi.
Menurut keluarga korban Dedi Haikal (48), korban diduga kurang pendengaran, dan riwayat diabetes. Setiap hari korban sedang berada di jalur rel untuk berjemur.
“Setiap hari emang selalu berjemur dan jalan kaki di jalur kereta untuk terapi. Sakitnya emang sudah lama, sebelumnya tidak ada masalah apa-apa. Saya udah terima dan mungkin ini sudah takdir,” kata menantu korban Dedi Haikal kepada awak media, Sabtu (2/8/2025).
Petugas PMI yang tiba di lokasi pun tak kuasa menahan haru. “Waktu saya datang, jenazahnya masih tergeletak. Belum bisa kami evakuasi karena kantong jenazah belum sampai,” ucap Ima, petugas PMI yang ikut mengevakuasi.
Petugas kepolisian polsek Cibadak Polres Sukabumi, Koramil Cibadak, tim medis segera tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit Sekarwangi Cibadak untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun PT KAI terkait penyebab pasti kecelakaan. Namun, insiden ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati dan tidak beraktivitas di sekitar jalur kereta api demi keselamatan. (**/IJS/Red)








