Breaking News

AIPDA Slamet Sutopo Selamatkan Nenek Ai Suheti dari Jebakan Material Longsor

Kanit Intel Polsek lengkong, AIPDA Slamet sutopo saat membantu Ai Suheti (80 tahun) keluar dari reruntuhan material longsor di Kampung Ciciau RT 13/04, Desa Langkap Jaya, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi. (Foto : istimewa)

FOKUSMEDIANEWS.COM, KAB SUKABUMI – Pada Sabtu (8/3/2025) tersebar video amatir, dimana seseorang dengan susah payah berusaha menyelamatkan seorang nenek yang terjebak di antara reruntuhan material longsoran.

Belakangan diketahui, yang di video tersebut adalah Kanit intel Polsek lengkong, AIPDA Slamet Sutopo saat tengah memenyelamatkan nenek Ai Suheti (80 tahun), di Kampung Ciciau RT 13/04, Desa Langkap, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Baca Juga :   Bupati Marwan Minta Pengurus Gerakan Pramuka Perkuat Karakter Untuk Generasi Emas 2045

Dalam video yang direkam oleh salah seorang petugas Basarnas Sukabumi tersebut, AIPDA Slamet Sutopo membantu menyelamatkan seorang lansia dari jebakan matarial longsoran, dengan tergopoh-gopoh, bersusah payah serta nafas tersengal-sengal saat menggendong nenek Ai Suheti.

Dari penelusuran awak media, Ai Suheti (80) yang memiliki 12 cucu itu, kondisinya sudah tidak mampu berjalan dengan baik, berjalannya tertatih-tatih lantaran menderita darah tinggi dan sakit dengkul, disamping faktor usia.

Baca Juga :   Komisi III DPRD Kab Sukabumi Rakor Bersama BPKAD dan Perumda, Bahas Arah Kebijakan Keuangan Daerah

Saat terjadi longsor warga berusaha mengamankan diri. Nenek Ai Suheti kebingungan saat hendak mengindari material longsor menuju tempat yang aman.

Melihat kondisi tersebut Kanit Intel Polsek Lengkong, AIPDA Slamet Sutopo, dengan sigap membantu dengan menggendongnya, melintasi gundukan lumpur dan rintangan batang pohon yang tumbang terseret longsor, menuju lokasi yang aman.

Setelah digendong sejauh 100 meter dari lokasi longsor, akhirnya nenek Ai Suheti segara dilarikan ketempat pengungsian di Balai Desa Langkapjaya yang berjarak 1 kilometer dengan menggunakan sepeda motor.

Baca Juga :   Peringatan HJKS ke-156: Momentum Dongkrak Identitas dan Potensi Sukabumi

“Umi sakit darah tinggi dan sakit dengkul sudah lama. Sekarang sudah ada di Desa ikut ngungsi,” kata Ida (50) anak pertama Ai Suheti yang memliki 5 anak dan 2 cicit, kepada awak media, Senin (10/3/24).

(**/ Red)