Breaking News

Tingkatkan Mutu Pendidikan, K3S dan KKG Gegerbitung Gelar Workshop Pembelajaran

Para guru sekolah dasar mengikuti Workshop Penyusunan Perangkat Pembelajaran di SDN 2 Cijurey, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/7/2026). Foto: Iwan/Fokus Media News

FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI — Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) bersama Kelompok Kerja Guru (KKG) Sekolah Dasar Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, menggelar Sosialisasi Hari Belajar Guru dan Workshop Penyusunan Perangkat Pembelajaran. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional tenaga pendidik di wilayah tersebut.

Agenda yang berlangsung selama dua hari, yakni 30–31 Juli 2026, dipusatkan di SD Negeri 2 Cijurey, Kampung Pasirkuda, Desa Cijurey, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi. Workshop ini menghadirkan narasumber ahli, Ahmad Yani, S.Pd., M.M.Pd., untuk memberikan bimbingan teknis langsung kepada para guru peserta.

Baca Juga :   Aksi MA Al-Bisriyah 2024, Membentuk Generasi Unggul dan Berkembang

Ketua K3S Kecamatan Gegerbitung, Samsudin, M.Pd., menjelaskan bahwa agenda ini dirancang khusus untuk mendongkrak kompetensi profesional guru. Melalui kegiatan ini, guru diharapkan mampu merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran berkualitas yang berpusat pada siswa, sesuai dengan kebijakan pendidikan terkini.

“Kami ingin menyamakan persepsi mengenai perencanaan hingga penilaian pembelajaran, sekaligus mendorong kolaborasi serta berbagi praktik baik (sharing best practices) antarguru demi mendongkrak mutu pendidikan dasar di Gegerbitung,” ujar Samsudin kepada Fokus Media News.

Baca Juga :   Wabup Sukabumi Hadiri Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional dan Rakor Penguatan Revitalisasi Bahasa Daerah
Foto: Iwan/Fokusnesianews

Lebih lanjut, Samsudin menerangkan bahwa selama dua hari pelaksanaan, para peserta dibekali dengan berbagai materi krusial. Materi tersebut meliputi kebijakan Hari Belajar Guru, penyusunan perangkat pembelajaran yang sederhana, efektif, dan berorientasi pada peserta didik, serta perencanaan pembelajaran berbasis capaian pembelajaran. Selain itu, diajarkan pula strategi pelaksanaan pembelajaran yang aktif, kolaboratif, kontekstual, hingga penyusunan asesmen komprehensif (diagnostik, formatif, dan sumatif).

Baca Juga :   Bupati Sukabumi Tegaskan Pentingnya Satu Persepsi dan Perkuat sinergi dalam Mewujudkan Pendidikan Bermutu

“Melalui lokakarya ini, para guru kini telah mampu menyusun rancangan pembelajaran mandiri, menentukan strategi mengajar yang tepat, dan membuat instrumen penilaian yang akurat,” terangnya.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, para guru diwajibkan untuk langsung mengimplementasikan perangkat pembelajaran yang telah disusun ke dalam kelas masing-masing. Pihak sekolah juga berkomitmen melakukan pendampingan serta refleksi berkala agar peningkatan kualitas pendidikan dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.

(Iwan)