Breaking News

Warung di Sagaranten Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp10 Juta

FOKUSMEDIANEWS.COM, SAGARANTEN SUKABUMI – Sebuah warung milik Udin Samsudin (62), warga Kampung Ciputat RT 01/RW 001, Desa Puncakmanggis, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, terbakar hingga rata dengan tanah pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kebakaran tersebut menghanguskan bangunan warung berukuran sekitar 4 x 7 meter beserta sejumlah barang di dalamnya. Selain bangunan, barang dagangan berupa sembako, barang elektronik, serta perlengkapan warung turut terbakar.

Berdasarkan hasil asesmen petugas, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan sementara api berasal dari kompor gas yang digunakan di dalam warung.

Baca Juga :   Wabup Sukabumi Monitoring Intervensi Pencegahan Stunting di Sagaranten, Tekankan Tiga Sasaran

Saat kejadian, Udin diketahui sedang berada di Desa Puncakmanggis untuk mengantarkan kopi. Ketika kembali, ia mendapati warung miliknya sudah terbakar habis.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sagaranten bersama pemerintah desa, pihak kecamatan, Koramil, Polsek, Satpol PP Kecamatan, dan petugas pemadam kebakaran telah melakukan assessment di lokasi kejadian.

P2BK Sagaranten, Deniar Rumpaka, mengatakan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Pemilik warung sementara memilih pulang ke rumahnya yang berada di bagian bawah lokasi kejadian.

Baca Juga :   PMI Kab. Sukabumi Bantu Korban Gempa Cianjur, Utamakan Layanan Kesehatan dan Ambulance

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Warung milik warga terbakar habis, sementara pemiliknya sudah kembali ke rumah yang berada di bawah,” ujar Deniar.

Menurutnya, kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta. Saat ini, warga dan petugas terkait masih melakukan pemantauan terhadap kondisi di sekitar lokasi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat menggunakan kompor atau peralatan yang dapat memicu api. Pastikan sumber api benar-benar dalam kondisi aman setelah digunakan,” katanya.

Baca Juga :   Bupati Sukabumi Resmi Tetapkan Status Tanggap Darurat Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya

Deniar menambahkan, pemilik warung membutuhkan bantuan berupa bahan material untuk perbaikan bangunan, sembako, serta pakaian.

Pihak P2BK Sagaranten juga terus berkoordinasi dengan unsur pemerintah dan aparat terkait untuk penanganan lebih lanjut serta pendataan kebutuhan korban terdampak.

Hingga laporan ini dibuat, kondisi di lokasi telah terkendali. Cuaca di wilayah Kecamatan Sagaranten juga dilaporkan cerah. Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. (*/jng)