Breaking News

Usai Jalani Latja, Kapolres Sukabumi Harapkan Siswa Dapat Mengaplikasikan Ilmu dan Pengalaman

Foto bersama usai upacara penutupan Latihan Kerja (Latja) Siswa Diktuk Bintara Polri Angkatan 47 SPN Polda Jabar Tahun Ajaran 2024, di Mapolres Sukabumi. (Foto : Humas Polres Sukabumi)

FOKUSMEDIANEWS.COM, KAB SUKABUMI – Polres Sukabumi menggelar upacara penutupan Latihan Kerja (Latja) Siswa Diktuk Bintara Polri Angkatan 47 SPN Polda Jabar Tahun Ajaran 2024, pada hari Senin (2/12/2924).

Upacara pelepasan yang digelar di Lapangan Apel Mapolres Sukabumi tersebut dipimipin oleh Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian.

Puluhan Siswa Bintara Polri asal Provinsi Papua yang sedang menempuh pendidikan di Sekolah Kepolisian Nasional (SPN) Polda Jabar mengaku senang dan bahagia bisa menjalani proses latihan kerja (Latja) di Polres Sukabumi Polda Jabar. Bahkan diantaranya ada siswa asal Papua berkeinginan untuk bertugas di Polres Sukabumi setelah resmi dilantik menjadi polisi.

Hal itu mereka (Siswa Bintara Polri) ungkapkan pada saat berinteraksi dengan Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian dengan beberapa siswa asal Papua itu selepas upacara pelepasan tersebut, dimana para siswa akan kembali ke SPN Guna melanjutkan lagi pendidikan nya.

Baca Juga :   Anggota Polres Sukabumi, Berikan Bantuan Kepada Rekannya yang Berasal dari Kabupaten Cianjur

Salah satu siswa Bintara asal Papua, Siswa Jhon dan Siswa Ridho mengungkapkan rasa senang dan bangganya atas pengalaman yang diperolehnya selama Latja.

“Jhon, Bagaimana Pendidikan?,” tanya Kapolres.

“Siap Lancar Komandan,” jawab Jhon.

“Gimana Lancar Pendidikan? ,” tanya Kapolres kepada Siswa Ridho.

“Siap Lancar Komandan,” jawab Ridho.

“Ridho Orang mana?,” tanya Kapolres.

“Siap Serui Komandan,” jawab Ridho.

“Kamu dari mana Jhon  ?,” tanya Kapolres Kepada Siswa Jhon.

“Siap, Biak Numfor Komandan.” ujarnya penuh antusias.

“Gimana Pesan dan kesannya selama Latja di Polres Sukabumi?,” tanya Kapolres.

“Siap Senang, nyaman dan bahagia komandan disini,” jawab siswa Ridho.

“Gimana mau Dinas di Sukabumi?,” tanya Kapolres.

“Siap mau komandan.” jawab Ridho.

Baca Juga :   Tekan Jumlah Pengguna Narkoba, Pemkot Bogor Bersinergi dengan BNN

“Kamu gimana Jhon,?,” tanya Kapolres.

“Siap nyaman komandan, makannya enak dan airnya bersih Komandan dan tempat tidurnya nyenyak dan enak komandan,” jawabnya.

“Terus bisa beribadah nggak disini?,” tanya Kapolres.

“Siap lancar Komandan,” jawab Ridho dan Jhon.

“Kamu ingin dinas dimana Jhon?” tanya Kapolres.

“Siap, Polres Sukabumi Komandan.” Jawab Jhon dengan lantang.

Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian (tengah) saat upacara penutupan Latihan Kerja (Latja) siswa Diktuk Bintara Polri angkatan 47 SPN Polda Jabar di Mapolres Sukabumi. (Foto : Humas Polres)

Upacara ini menjadi penanda berakhirnya Latja bagi 50 siswa Bintara Polri yang menjalani pelatihan di Polres Sukabumi. Dari total 50 siswa, 20 di antaranya merupakan putra-putri asli Papua, sementara 30 lainnya merupakan siswa asal pengiriman Polda Jawa Barat.

Dalam amanatnya, Kapolres Sukabumi menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada para siswa atas dedikasi dan semangat selama menjalani Latja.

“Latihan kerja ini adalah bagian penting dari pembentukan karakter dan profesionalisme anggota Polri. Kami bangga melihat semangat luar biasa dari para siswa, khususnya 20 rekan kita dari Papua, yang telah membaur dan belajar bersama dengan baik di Polres Sukabumi,” ungkap AKBP Dr. Samian.

Baca Juga :   Hindari Pungutan Tambahan, Polisi Pantau Jukir di Kawasan Pantai Palabuhanratu

Latja di Polres Sukabumi tidak hanya memberikan pemahaman praktis tentang tugas-tugas kepolisian, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun solidaritas lintas budaya antara siswa dari berbagai daerah. Pengalaman ini diharapkan menjadi bekal penting bagi para siswa untuk bertugas di masa depan.

Kegiatan ini ditutup dengan ucapan selamat dari Kapolres Sukabumi dan jajaran kepada para siswa atas keberhasilan mereka menyelesaikan Latja. Dengan berakhirnya pelatihan ini, para siswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu dan pengalaman yang telah mereka peroleh, menjadi polisi yang humanis, profesional, dan berintegritas. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *