Breaking News

Sukabumi Student Camp, Bentuk Karakter Pelajar Sebagai Agen Perubahan

Foto : sukabumikota.go.id

FOKUSMEDIANEWS.COM, KOTA SUKABUMI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi menggelar Sukabumi Student Camp, dari tanggal 20 hingga 21 November 2023 di Selabintana Resort. Kegiatan yang dibuka resmi oleh Penjabat Wali Kota, Kusmana Hartadji itu diikuti oleh 88 orang pelajar dari berbagai SMP Negeri dan Swasta yang ada di wilayah Kota Sukabumi.

Penjabat Wali Kota Sukabumi dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan program pendidikan holistik yang bertujuan untuk membentuk karakter pelajar yang mampu menjadi agen perubahan dilingkungan sekolahnya. Ia pun mengharapkan kepada para peserta untuk memanfaatkan kegiatan yang sejalan dengan Kurikulum Merdeka ini sebagai kesempatan untuk memahami dan menggali potensi diri.

Baca Juga :   Pemkot Sukabumi Gelar Pertemuan Evaluasi Kinerja Triwulan II Tahun 2024 dan Persiapan Pansus RPJPD 2025-2045

“Bagaimana membuat daya tahan mereka untuk beradaptasi dengan lingkungan dan menjadi agen perubahan ke arah yang lebih baik. Memahami kondisi agar mereka memahami lingkungan sehingga bisa memberikan manfaat. Inilah model pendidikan gaya baru yang juga sekarang dikembangkan melalui Kurikulum Merdeka,” ujarnya

Senada dengan hal tersebut Kepala Disdikbud Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat, menjelaskan bahwa salah satu narasumber yang dihadirkan dalam Sukabumi Student Camp adalah psikolog yang membawakan materi mengenai pengenalan potensi diri.

Baca Juga :   Puncak HPN 2023, PWI Kabupaten Sukabumi Gelar Tasyakkuran dan Diskusi Panel. Simak Pesan Bupati !

“Beberapa narasumber salah satunya dari psikolog itu nanti memberikan materi mengenai motivasi diri, mengetahui kekuatan dan kelemahan diri sehingga mereka bisa mengeksplor berbagai potensi maupun permasalahan yang dihadapi oleh para pelajar,” ucap Punjul.

Ditambahkannya, para peserta pun diberikan materi mengenai pencegahan sejalan dengan harapan agar mereka menjadi agen perubahan dilingkungan sekolah.

Baca Juga :   Waspadai Penularan TBC, Lapas Warungkiara Lakukan Skrining Terhadap WBP

“Supaya mereka itu tidak ikut terbawa arus negatif seperti bullying dan tawuran. Mereka mudah – mudahan menjadi agen perubahan dlingkungannya, bisa mengajak teman – teman mereka ke arah positif,” tutupnya. (*Rls)

Editor : Anom Nurzain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *