FOKUSMEDIANEWS.COM, KAB SUKABUMI – Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi menggelar bimbingan teknis (bimtek) diikuti 19 Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), pada Minggu (24) 11/2024), di. Aula Desa Cikembar.
Materi bimtek diantaranya panduan melalui simulasi tata cara pengisian C1 plano berupa hasil berita acara dan catatan hasil penghitungan perolehan suara di TPS, baik dalam pemilihan bupati dan wakil bupati atau pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa barat 2024.
Ketua PPS Desa Cikembar, Uus Supriadi kepada awak media menjelaskan, hari ini merupakan hari terakhir untuk bimtek Sirekap 1 dan 2 kepada petugas KPPS. Dimana, kegiatan bimtek bertujuan untuk memberikan penguatan materi dan praktek. Diharapkan nanti petugas KPPS bisa menjakankan tugas dengan baik, dalam pelaksanaan pencoblosan atau penghitungan suara. Sehingga pilkada serentak 2024 berjalan sukses tanpa ekses.
“Jumlah TPS di desa Cikembar sebanyak 19 TPS (Tempat Pemungutan Suara) dengan jumlah anggota KPPS sebanyak 133 anggota, belum termasuk linmas masing-masing dua orang per TPS,” ungkap Uus Supriadi.
Ia menambahkan, sehubungan sedang musim hujan, maka harus diantisipasi bila hari H pencoblosan turun hujan.
“Mengantisipasi kondisi cuaca, kami disarankan agar lokasi TPS didalam ruangan gedung, baik itu di sekolah, PAUD atau lainnya yang diijinkan oleh pemerintah terkait,” tambahnya.
Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Desa Cikembar, menurut Uus, sebanyak 9600 orang. Pihaknya menargetkan kehadiran atau partisipasi pemilih mencapai 80 persen.
Berdasarkan jadwal teknis yang telah ditetapkan, TPS akan di buka jam 07 pagi sampai pkl 13.00 WIB, pada Rabu (27/11/2024).
“Sebab instruksi dari KPU melalui PPK, jadwal pelaporan hasil Pilkada oleh KPPS melalui sistem Sirekap KPU yaitu mengupload hasil C1 Plano akan dimulai jam 15.00 Wib sampai selesai,” tukasnya.
Disinggung atas kinerja PPS dalam menjaga integritas mewujudkan pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil (Luber Jurdil), Uus menjelaskan, pihaknya bertanggung jawab kepada anggota KPPS dan jajaran sekretariat agar selalu menjaga integritas pelaksanaan pilkada serentak, untuk mewujudkan pilkada serentak yang berjalan sukses tanpa ekses.
“Diantaranya dengan cara tidak memperlihatkan keberpihakan dukungan pada salah satu pasangan calon, Dan hal itu sudah disampaikan sewaktu pelantikan disertakan janji dan fakta integritasnya,” pungkas Uus. (**)
Reporter : aR/Nurdiansyah





