Breaking News

Perumda PPJ Terapkan Inovasi Pengolahan Air Hujan di Pasar Gembrong Sukasari Kota Bogor

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim (mengenakan kemeja putih, ketiga dari kanan) disela-sela kegiatan meninjau progres pembangunan pasar Gembrong Sukasari, pada Senin (9/6/2025). foto : istimewa

FOKUSMEDIANEWS.COM, KOTA BOGOR – Bogor yang dikenal sebagai “Kota Hujan”, menjadi inspirasi bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya (PPJ) untuk berinovasi membangun fasilitas pengolahan air hujan.

Pasar yang berada di bawah pengelolaan Perumda PPJ, yakni Pasar Gembrong Sukasari, merupakan pasar yang sudah menerapkan instalasi pengolahan air hujan.

Direktur Utama (Dirut) PPJ, Jenal Abidin mengatakan pengolahan limbah air hujan ini ditampung dan diolah sehingga menjadi air bersih yang bisa digunakan untuk fasilitas kebersihan.

Baca Juga :   Hari Kesatuan Gerak PKK ke-53 tingkat Kota Bogor, Wali Kota : PKK Garda Terdepan Pembangunan SDM

Proses pemanfaatanya adalah melalui pipa yang dipasang di atas atap kemudian dialirkan ke dalam penampungan di lantai dasar yang selanjutnya diolah.

“Iya sistem pengolahanya ada di bawah, ditampung, kemudian air itu diolah melalui sistem penyaringan, sehingga menghasilkan air yang bisa dimanfaatkan untuk kebersihan, jadi tidak terbuang tapi bisa dimanfaatkan,” ujarnya belum lama ini, saat mendampingi Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim meninjau progres pembangunan pasar pada Senin (9/6/2025).

Baca Juga :   Disdik Selenggarakan Bimtek Penguatan Refleksi dan Komunitas Belajar Jenjang SMP

Pasar yang memiliki kapasitas 600 kios dan los ini juga memiliki berbagai sarana prasarana berstandar SNI.

Di antaranya adalah fasilitas bermain anak yang berada di dalam ruangan seluas 600 meter yang saat ini sedang dalam tahap proses pembangunan. Taman bermain anak ini tepat berada di rooftop bersebelahan dengan foodcourt.

Selain itu, fasilitas lainnya adalah akses masuk ke dalam pasar yang dilengkapi untuk difabel sehingga ramah disabilitas. “Beberapa sarana dan prasarana lainya adalah sistem pengawasan keamanan menggunakan CCTV di setiap lantai dan juga di setiap sudut,” ujarnya.

Baca Juga :   1.005 Petugas Kebersihan di Kota Bogor Dilindungi Asuransi

Jenal mengatakan bahwa ke depan pasar-pasar yang akan dibangun juga harus memiliki standar SNI. (*)