Breaking News

Kota Bogor Ditunjuk sebagai Tuan Rumah Rapat Koordinasi Teknis Apeksi

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim (tiga dari kiri) saat mengikuti Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) III Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang digelar di Pekalongan, Jawa Tengah. (foto : istimewa)

FOKUSMEDIANEWS.COM, PEKALONGAN – Beberapa kesepakatan penting dihasilkan dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) III Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang digelar di Pekalongan, Jawa Tengah.

Salah satunya adalah pengukuhan Wali Kota Pekalongan sebagai Ketua Korwil III APEKSI, dengan Wali Kota Bandung ditunjuk sebagai wakil ketua.

Selain itu, Rakorwil juga membahas persiapan pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) APEKSI yang akan digelar pada Mei 2025 di Kota Surabaya.

Baca Juga :   Peringatan Harkitnas ke-117 Tingkat Kota Bogor, Wali Kota Tekankan Semangat Cinta Tanah Air dan Jaga Kenyamanan

Dalam kesempatan itu, Ketua APEKSI, Eri Cahyadi menyampaikan adanya aspirasi anggota untuk mengadakan pertemuan lanjutan guna membahas secara khusus program-program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, usai Rakornas di Kota Surabaya.

Sebagai tindak lanjut, Kota Bogor ditunjuk sebagai tuan rumah pertemuan lanjutan tersebut, yang akan dilaksanakan pada Juni 2025.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyatakan kesiapan Kota Bogor untuk menyambut dan menyelenggarakan pertemuan penting yang diperkirakan akan dihadiri oleh 98 wali kota seluruh Indonesia.

Baca Juga :   Menhan Prabowo Rapat Terakhir Bersama Komisi I DPR RI, Pamit dan Mohon Maaf

“Kami menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepada Kota Bogor sebagai tuan rumah untuk membahas secara khusus program-program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” ujar Dedie Rachim di Pekalongan, Kamis (24/4/2025).

Foto bersama, peserta Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) III APEKSI yang digelar di Pekalongan, Jawa Tengah. (foto : istimewa)

Dedie Rachim menambahkan, adapun yang nantinya dibahas mengenai program-program prioritas nasional, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan Koperasi Merah Putih.

Baca Juga :   Ketua dan Sekretaris DK PWI Diperkarakan, Enam Pengacara Pranoto & Co Law Firm Siap Bela

Selain itu, berbagai masalah yang akan diangkat antara lain kesesuaian syarat teknis yang sulit dipenuhi Pemerintah Kota mengenai ketentuan luasan lahan sebesar 5 hektare untuk sekolah rakyat. Hal itu dirasa berat disiapkan oleh anggota APEKSI. (*/Red)