Breaking News

Pencarian Erwin yang Terseret Arus Sungai Cimandiri Terus Dilakukan, SAR Basarnas Turun Tangan

Tim SAR Basarnas Sukabumi dibantu upaya pencarian Erwin di Sungai Cimandiri Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi. (foto : istimewa)

FOKUSMEDIANEWS.COM, KAB SUKABUMI – Pencarian terhadap Erwin (13), korban diduga terseret aliran sungai Cimandiri, Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, terus dilakukan. Pencaian korban mendapat perhatian dan bantuan dari berbagai pihak, termasuk dari tim Search and Rescue Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (SAR Basarnas) Sukabumi.

Peritiwa terjadi pada tanggal 25 Mei 2025, saat Erwin dilaporkan hilang setelah terseret arus Sungai Cimandiri. Warga dan aparatur setempat segera melakukan pencarian, namun belum membuahkan hasil.

Baca Juga :   Dinas PU Kab Sukabumi Gencar Perbaiki Infrastruktur Jalan, Progres Rekontruksi Jalan Bojongjengkol-Miramontana Nangerang Capai 45 Persen

Koordinator Pos SAR Basarnas Sukabumi, Suryo Adianto, kepada awak media mengatakan, peristiwa ini terjadi ketika Erwin meminta teman-temannya untuk menemaninya buang air besar di sekitar pinggir sungai. Namun, naas, Erwin terpeleset dan jatuh ke aliran sungai yang cukup deras. Sejak saat itu, korban belum ditemukan.

“Hingga saat ini kami terus melakukan pencarian. Kami sudah mengerahkan dua perahu karet dan satu alat aquaei untuk menyisir bagian bawah sungai. Tadi sempat terdeteksi dua obyek mencurigakan, namun setelah diperiksa, ternyata hanya batu,” tutur Suryo, Rabu (28/5).

Baca Juga :   Seorang Siswa SMK Tewas Tenggelam di Sungai Cimandiri, Diduga Tidak Bisa Berenang

Upaya pencarian melibatkan sejumlah pihak, termasuk tim relawan Sehati, Basarnas, P2BK Jampangtengah, serta unsur pemerintah desa setempat.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Padabeunghar, Ence Rohendi, menyampaikan bahwa pihak desa dan masyarakat juga turut bahu-membahu membantu pencarian.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme warga yang turut membantu sejak awal kejadian. Saya sendiri bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas turun langsung ke lapangan. Sampai sore ini, belum ada titik terang, tapi kita akan terus berusaha,” imbuh Ence.

Baca Juga :   Bupati Sukabumi Turun ke Pasar, Tinjau Ketersediaan Pangan Jelang Nataru 2026

Proses pencarian akan dihentikan sementara pada pukul 17.30 WIB dan dilanjutkan kembali keesokan harinya mulai pukul 07.00 WIB. Sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), pencarian akan dilakukan selama tujuh hari ke depan, dengan cakupan area semaksimal mungkin. Kedalaman sungai yang disisir bervariasi antara 1,8 meter hingga 2,5 meter. (**/Jlsy)