Breaking News

Menangkap Peluang Besar Usaha Kopi, Disdagin Kab Sukabumi Dorong Pengembangan IKM Pengolah Kopi Lokal

Kepala Disdagin Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni, ST, MT., saat memberikan sambutannya pada acara pembukaan Festival Kopi 2025, di Gedung Promosi dan Pusat Pengembangan IKM, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu. (foto: istimewa)

FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni, ST., MT mengungkapkan, peluang industri kopi saai ini sangat besar, karena budaya minum kopi yang terus meningkat dan konsumsi domestik yang tinggi. Ia berharap para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) Pengolah Kopi di Kabupaten Sukabumi memanfaatkan peluang ini, sehingga bisa menembus pasar yang lebih luas.

“Potensi kopi di Kabupaten Sukabumi sangat besar, sementara peluang pasar juga cukup bagus dan terus naik. Konsumsi kopi perkapita di Indonesia tahun 2013 rata-rata 1 Kg dan pada tahun 2023 naik menjadi 1,8 kg. Artinya tren konsumsi kopi di dalam negeri terus meningkat dari tahun ke tahun,” ujar Dani Tarsoni, dalam sambutannya pada acara pembukaan Festival Kopi 2025, Kamis (13/11/2025), di Gedung Promosi dan Pusat Pengembangan IKM, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu.

Baca Juga :   Wabup Sukabumi : Salahsatu Tantangan Pemda Menghadirkan ASN Profesional dan Berkinerja Baik

Disdagin, menurut Dani Tarsoni, terus berusaha mendorong pengembangan pelaku IKM Pengolah Kopi di Kabupaten Sukabumi. Salah satunya dengan penyelenggaraan Festival Kopi 2025, yang merupakan kolaborasi kegiatan perdagangan dan perindustrian, dan menjadi kewenangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

“Festival Kopi ini bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam mendukung dan mendorong IKM pengolah kopi. Diharapkan dapat memberi nilai tambah bagi pada pelaku industri pengolah kopi di Sukabumi, dari sisi peningkatan kualitas produk, pomosi dan memperluas jaringan pasar,” ucapnya.

Dani juga menambahkan, Disdagin kabupaten Sukabumi akan segera membentuk Asosiasi IKM Pengolah Kopi Kabupaten Sukabumi. Organisasi ini diharapkan menjadi ajagng berbagi pengalaman, berbagi informasi, dan membentukan kekuatan bersama dama memajukan usahanya.

Baca Juga :   Setelah Sempat Naik, Saat ini Harga Daging Ayam Kembali Normal

“Kami juga berharap terbentuknya bisnis matching antara IKM Pengolah Kopi lokal dengan BUMN atau BUMD, Perumda dan perusahaan Swasta, sebagai bentuk kolaborasi dan partisipati pengembangan IKM, sehingga dapat mempercepat pertumbuhan industri pengolah kopi lokal yang dikenal secara luas oleh masyarakat,” katanya.

Foto bersama saat acara pembukaan Festival Kopi 2025, dari kanan ke kiri: Kepala Disdagin Kabupaten Sukabumi Dani Tarsoni, Bupati Sukabumi H Asep Japar, Wakil Bupati H Andreas, dan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali. (foto: istimewa)

“Mimpi kami, ingin membentuk sebuah ekosistem dan berkolaborasi yang baik (dengan instansi lain). Teman-teman dari Dinas Pertanian yang memproduksi (menanam) kopinya, kami yang mengolah dan menjualnya. Harus bersama-sama berkolaborasi,”

Kadisdagin juga berharap, Festival Kopi 2025 yang pertama kali digelar ini  bisa menjadi triger dalam pembinaan dan mewujudkan dukungan serta kerjsama dengan IKM Pengolah kopi lokal di Kabupaten Sukabumi. “Bentuknya dukungan dan kolaborasi ini, di tiap-tiap perumda, dinas, instansi, disediakan Coffee Corner (kedai kopi). Bisa sebagai upaya lebih jauh memptomosikan berbagai bentuk produk kopi lokal termasuk dalam bentuk coffe sachet. “Ternyata pelaku IKM Kopi kita sudah membuat coffe sachet yang harganya bersaing dengan yang diproduksi pabrikan besar,” pungkas Kepala Disdagin Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni.

Baca Juga :   Bupati Sukabumi : Peran Masyarakat Sangat Penting dalam Memajukan UMKM

Festival Kopi 2025 di ikuti oleh oleh 20 IKM Pengolah Kopi se-Kabupaten Sukabumi. Dibuka langsung oleh Bupati Sukabumi dan dihadiri oleh Wakil Bupati, Ketua DPRD, Sekda, para Kepala Perangkat daerah dan undangan lainnya. Agenda Festival Kopi 2025 diantaranya: Talkshow, Workshop Kopi, Coffee Competition, Coffe Testing Session dan Pameran produk IKM Pengolah Kopi. Kegiatan ini mengusung tema “ Ngopi Berkah”, akronim dari Ngobrolkeun Perdagangan dan Perindustrian Anu Berkualitas Pikeun Ekonomi Rakyat Anu Ajeg Tur Hade. (*/Red)