Breaking News

Komisi Informasi Jawa Barat Monev dan Nilai PPID Kota Bogor

enaga Ahli Komisi Informasi Jawa Barat, Mahi M. Hikmat melakukan kunjungan ke Pemkot Bogor dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) serta penilaian terhadap pelaksanaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). (Foto : Dok Diskominfo Kota Bogor)

FOKUSMEDIANEWS.COM, KOTA BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bogor, Rahmat Hidayat dan jajaran menerima visitasi dari perwakilan Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat yang dipimpin Tenaga Ahli Komisi Informasi Jawa Barat, Mahi M. Hikmat di Paseban Narayana, Balai Kota Bogor, Selasa (10/10/2023).

Adapun kunjungan yang dilakukan Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) serta penilaian terhadap pelaksanaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang mana pada akhir tahun 2023 akan disampaikan hasilnya dalam acara penganugerahan keterbukaan informasi.

Baca Juga :   Pemkot Bogor Percepat Revitalisasi 10 Bangunan Sekolah Dasar

Pada kesempatan itu, Dedie Rachim dan menjelaskan sistem dan inovasi berbasis informasi teknologi dalam rangka memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Bogor.

(Foto : Dok Diskominfo Kota Bogor)

Menurutnya dalam proses memulai keterbukaan informasi yang melibatkan semua pihak tidaklah mudah. Sistem yang didorong dan dikembangkan, tidak semua perangkat daerah bisa mengikuti ritmenya. Si Badra (Sistem Informasi Berbagai Aduan dan Saran) menjadi salah satu inovasi berupa aplikasi sejak tahun 2019.

Baca Juga :   PKS Kemitraan Konservasi TNGHS dengan 15 KTH, Wabup Sukabumi : Pemulihan Ekosistem

“Melalui Si Badra, jika dalam dua hari keluhan yang disampaikan warga Kota Bogor tidak direspon oleh perangkat daerah terkait, maka akan masuk ke gadget saya atau Pak Wali Kota. Sistem yang dibangun menunjukkan dari spirit dan komitmen pimpinan, meyakinkan kehadiran pemerintah bagi masyarakat,” kata Dedie Rachim.

Namun pemilahan dan penyaringan data atau informasi tetap dilaksanakan guna menghindari sesuatu yang tidak diinginkan.

Baca Juga :   Donasi Kemanusiaan Terkumpul 225 Juta Lebih, Bupati Marwan : Distribusikan ke Korban Terdampak Gempa di Cianjur dan Sukabumi

Untuk informasi dan data dalam paparan yang disampaikan Dinas Kominfo Kota Bogor diharapkannya mampu memberikan hasil yang terbaik, utamanya dalam memberikan pelayanan bagi warga Kota Bogor.

“Sistem belum selesai, terus kita kembangkan dan sempurnakan agar ke depan lebih baik dalam penerapannya maupun  dalam merespon warga Kota Bogor,” kata Dedie Rachim. (*Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *