Breaking News

KMNU Gelar Harlah dan Munas ke-X

Perinhatan hari lahir Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) dan dan Munas ke-X di Auditorium FMIPA Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Jumat (26/1/2024). (Dok Diskominfo Kota Bogor)

FOKUSMEDIANEWS.COM, KOTA BOGOR – Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) menggelar Seminar Nasional KMNU dalam rangka Hari Lahir KMNU dan Munas ke-X di Auditorium FMIPA Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Jumat (26/1/2024) pagi.

Acara tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, Rektor IPB University, Arif Satria, Pembina KMNU IPB University, Jaenal Effendi, para pembicara dan undangan lainnya.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyebutkan, Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) diproyeksikan akan menjadi para pemimpin peradaban. Meskipun ke depan tantangan berat akan dihadapi mereka di masa yang akan datang.

Baca Juga :   Banyak Aduan PPDB Jalur Zonasi, Bima Arya Cek Lapangan Verifikasi Langsung

“Kalian calon pemimpin peradaban. Untuk itu, kita sama – sama doakan semoga betul – betul para mahasiswa Nahdlatul Ulama ini menjadi pemimpin peradaban,” jelas Dedie dalam sambutannya.

Dalam hal menuju seorang pemimpin peradaban, Dedie sampaikan perlu ada yang dibuktikan soal karakter diri. Bagaimana bisa membangun negara Indonesia menjadi lebih baik dan mampu bersaing dengan negara lain.

“Kita lihat Korea misalnya, bagaimana mampu merubah kebiasaan masyarakatnya menjadi lebih baik. Negaranya bersih, tertib dan mampu menghilangkan korupsi. Ini yang harus kita contoh sebagai calon pemimpin peradaban. Ini soal peradaban,” tegasnya.

Baca Juga :   Bulan Bakti Pramuka, Dedie Rachim Sematkan Tanda Penghargaan

Di tempat yang sama, Pembina KMNU IPB University, Jaenal Effendi mengingatkan peserta tentang pesan-pesan pendiri NU yang harus diestafetkan. Poin-poin seperti pergerakan Nahdlatul Tujjar, pentingnya ilmu (Taswirul Afkar) dan semangat NU (Nahdlatul Wathon) menjadi fokus utama agar mahasiswa NU dapat menjadi penerus bangsa yang berkualitas.

Hal yang sama juga diungkapkan, Rektor IPB University, Arif Satria. Dimana ia menegaskan bahwa KMNU sebagai bagian dari proses pendidikan harus mampu merespons perubahan.

Baca Juga :   Wakil Wali Kota Bogor : Persiapan Rebut 2045 Emas Dengan Penguatan Nasionalisme

“Pendidikan di luar ruang kuliah dan kemahasiswaan dapat menjadi tempat untuk menghasilkan pemimpin yang memiliki adaptabilitas terhadap perubahan,” kata Arif menambahkan.

Dalam seminar nasional ini juga dihadirkan para pembicara. Sebut saja diantaranya Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda, Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan, Caswiyono Rusydie, Kepala Densus 88 Irjen. Pol. Sentot Prasetyo dan Asisten Direktur Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University, Alfian Helmi sebagai moderator. (*rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *