FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali bersama Bupati Sukabumi H Asep Japar, Wakil Bupati Sukabumi H Andreas, serta unsur Forkopimda Kabupaten Sukabumi, turut mendampingi kunjungan kerja Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan dalam rangka pengecekan kesiapan Operasi Lilin Lodaya 2025, di Cisolok Kabupaten Sukabumi, Senin (8/12/2025).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan personil, kelancaran lalulintas, serta optimalisasi pengaman wilayah menjelang perayaan natal dan tahun baru.
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi menegaskan dukungan penuh terhadap langkah Kapolda Jawa Barat. Ia menekankan, terjaganya stabilitas keamanan memerlukan koordinasi yang terpadu serta sinergi lintas sektor secara berkelanjutan.
DPRD Kabupaten Sukabumi, menurut Budi Azhar, berkomitmen mengawal kebijakan strategis yang berorientasi pada keamanan dan keselamatan masyarakat, demi terciptanya situasi daerah yang aman tertib dan kondusif.
Kapolda Jawa Barat, meninjau sejumlah titik rawan, mulai dari perbatasan Jawa Barat-Banten, kawasan wisata Pantai Karanghawu, Polsek Cisolok, Pantai Citepus Palabuhanratu, Polsek Cibadak, hingga gerbang Tol Parungkuda yang kerap menjadi titik kepadatan arus kendaraan.
“Ada beberapa tempat yang menjadi konsentrasi kerawanan. Tentunya Kabupaten Sukabumi dengan potensi lautnya ini kita prioritaskan untuk pengamanan saat liburan nanti, khususnya kunjungan wisata. Pantai Karanghawu salah satunya yang menjadi prioritas,” ujar Irjen Rudi Setiawan, kepada awak media, Senin (8/12/2025).
Selain fokus pada keselamatan wisatawan, pengaturan lalu lintas juga menjadi prioritas untuk mencegah terjadinya kemacetan dan kecelakaan. Meski demikian, Kapolda menyebutkan, Sukabumi relatif aman dari potensi kepadatan ekstrem karena tidak menjadi jalur utama alternatif arus mudik maupun balik.
“Yang rawan macet dan kecelakaan itu di beberapa titik seperti Nagrek, Cirebon, dan sejumlah ruas jalan tol. Kalau di Kabupaten Sukabumi untuk Nataru tidak terlalu, karena bukan jalur alternatif utama,” jelasnya.
Irjen Rudi juga menyoroti potensi kriminalitas yang dapat meningkat saat libur panjang. Ia memastikan seluruh jajaran telah disiapkan untuk melakukan patroli dan pengamanan intensif. Disamping itu, menurut Kapolda, penting selalu waspada terhadap bencana alam, mengingat Kabupaten Sukabumi beberapa waktu terakhir dilanda longsor dan banjir bandang. Untuk itu, penting dilakukan koordinasi lintas sektor.
“Dan yang terakhir adalah bencana alam. Beberapa waktu lalu terjadi longsor dan banjir bandang. Ini perlu diantisipasi. Tadi sudah saya bicarakan dengan Pak Bupati dan Wakil, kita akan berkolaborasi untuk melindungi masyarakat,” tegasnya. (*)











