FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Sebuah rumah panggung milik warga di Kampung Cipari, RT 14 RW 03, Desa Sukamaju, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi, dilalap si jago merah pada Minggu (26/7/2026) pagi. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting pada instalasi listrik rumah.
Peristiwa tersebut mengundang perhatian warga sekitar yang berupaya memberikan pertolongan sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Mengingat bangunan yang terbakar merupakan rumah panggung berbahan dominan kayu, kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan.
Wadanton Pos Damkar Jampangkulon, Sukandar, mengatakan laporan kejadian diterima pihaknya sekitar pukul 09.48 WIB. Setelah menerima informasi, personel langsung diberangkatkan menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 10.21 WIB untuk melaksanakan proses pemadaman.
“Sesaat setelah laporan kami terima, anggota langsung bergerak ke lokasi. Prioritas kami adalah mengendalikan api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya. Dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik, namun penyebab pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Sukandar.
Upaya pemadaman dilakukan oleh personel Pos Damkar Jampangkulon dengan dibantu aparat Polsek Jampangkulon serta Pemerintah Desa Sukamaju. Berkat kerja sama seluruh unsur di lapangan, kobaran api akhirnya berhasil dijinakkan sehingga tidak menyebar ke rumah-rumah warga di sekitar lokasi.
Meski api berhasil dipadamkan, bangunan rumah mengalami kerusakan cukup parah akibat besarnya kobaran api. Hingga saat ini, petugas masih melakukan pendataan terkait tingkat kerusakan serta menghitung nilai kerugian yang ditimbulkan.
Sementara itu, belum terdapat laporan resmi mengenai adanya korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Aparat berwenang juga masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran.
Damkar mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran yang disebabkan oleh instalasi listrik yang tidak layak atau penggunaan peralatan elektronik yang berlebihan. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala dinilai penting untuk meminimalkan risiko terjadinya peristiwa serupa. (*/Red)









