Breaking News

Kasi Sarpras Disdik Kab Sukabumi Tinjau SMPN 3 Cicurug, Jelaskan Program Penataan

SMPN 3 Cicurug Kabupaten Sukabumi (Foto - Istimewa)

FOKUSMEDIANEWS.COM, KAB SUKABUMI – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi melakukan monitoring ke sejumlah sekolah di wilayah Kabupaten Sukabumi. Monitoring dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana kondisi sekolah, baik yang baru menerima program rehab maupun yang belum menerima.

Program safari monitoring dengan melakukan kunjungan langsung ke sekolah-sekolah dilakukan oleh Kepala Seksi Sarana Prasaran (Kasi Sarpras) Disdik Kabupaten Sukabumi Zeta Nusantara Putra. Salah satu sekolah yang dikunjungi pada hari Kamis (7/12/2023) adalah SMPN 3 Cicurug Kabupaten Sukabumi.

“Hasil monitoring di SMPN 3 Cicurug ini telah kami data, diantaranya sekolah ini membutuhkan rehab kelas, pembangunan kelas baru dan toilet,” ujar Zeta.

Baca Juga :   Perkemahan Wirakarya Cabang, Implementasikan Nilai Pramuka di Masyarakat

Ditambahkannya, SMPN 3 Cicurug belum lama ini kena longsor. Dampaknya beberapa ruangan yang harus segera direhab, termasuk toilet.

“Perlu juga diketahui potensi siswa di sekolah ini cukup bagus. Namun, sayang ruang kelasnya kurang, sehingga kita akan anggarkan di tahun depan agar mendapat penambahan ruang kelas,” ujarnya.

Namun begitu Zeta mengingatkan keterbatasan anggaran lewat APBD. Karenanya harus didahulukan mana yang paling urgen. “Tapi, kalau dilihat dari keamanan dan kenyamanan siswa, berati rehab kelas dan toilet harus disegerakan,” imbuhnya.

Baca Juga :   Pejabat Disdik Kabupaten Sukabumi Tinjau Kondisi SD Pandan Arum di Kecamatan Kabandungan Pasca Gempa
Kasi Sarpras Disdik Kabupaten Sukabumi Zeta Nusantara Putra (Kanan) saat melakukan monitoring ke SMPN 3 Cicurug Kabupaten Sukabumi. (Foto Istimewa)

Disisi lain, Zeta sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan pemerintah desa dan masyarakat. Dirinya menegaskan akan terjun langsung untuk merapihkan Data Pokok Pendidikan atau Dapodik yang merupakan sistem pendataan skala nasional secara terpadu, dan merupakan sumber data utama pendidikan secara nasional.

“Kita coba di tahun 2025, saya akan terjun langsung merapihkan Dapodik. Di akhir tahun, Desember ini juga akan menemui para kepala sekolah, operator dan wakasek untuk membicarakan penataan sekolah,” katanya.

Zeta mentargetkan di tahun 2025 fokus pada menataan sarana prasarana sekolah dengan memaksimalkan DAK (Dana Alokasi Khusus-red) tahun 2025. Tentu saja pengajuannya harus sudah mulai sejak sekarang atau paling telat di awal tahun, untuk anggaran 2025.

Kepedulian dan keterlibatan semua pihak, menurut Zeta, sangat penting untuk mewujudkan sekolah yang bagus, nyaman dan aman dalam proses belajar mengajar.

Baca Juga :   Kota Bogor Kondusif dan Guyub, Bima Arya : Berkat Doa Kyai dan Ulama

“Kita juga berharap ada respon positif dari Kementerian Pendidikan, Bappenas dan Kementerian Keuangan. Kami mohon doanya saja,” ujar Zeta disela-sela peninjauannya. (*Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *