Breaking News

Intensitas Pengunjung Tatap Muka Ramai, Petugas P2U Lapas Warungkiara Perketat Penggeledahan

FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Setelah kasus Covid-19 melandai, Dirjen Pemasyarakatan mengeluarkan kebijakan untuk memperbolehkan kembali kunjungan secara langsung tatap muka dengan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (7/2/2023)

Seiring meningkatnya intensitas pengunjung tatap muka di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Warungkiara, maka petugas Pengaman Pintu Utama (P2U) memperketat penggeledahan.

Petugas Pengaman Pintu Utama (P2U) Lapas merupakan garda terdepan dalam melakukan pengawasan dan penggeledahan terhadap keluar masuknya Orang dan barang dari maupun ke dalam Lapas,

Baca Juga :   Lapas Kelas IIB Warungkiara Sukabumi Deklarasi Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM Tahun 2023

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan ( Ka.KPLP) Lapas Warungkiara Rizki Alleza Aprianta mengingatkan, agar petugas P2U senantiasa terus meningkatkan dan memperketat penggeledahan barang maupun badan yang keluar-masuk pintu utama. Tidak pandang bulu, baik tamu, pengunjung, maupun petugas wajib digeledah terlebih dahulu oleh P2U.

“Dengan telah dibukanya kunjungan secara tatap muka ini, banyak pengunjung hilir mudik memasuki pintu P2U untuk menemui saudara/kerabat yang menjadi warga binaan Lapas Warungkiara. Hal ini yang harus lebih ditingkatkan lagi kewaspadaan kita terutama rekan P2U untuk menggeledah barang maupun badan para pengunjung secara teliti sesuai dengan SOP yang berlaku,” ujar Rizki.

Baca Juga :   Terkait P4GN, Lapas Warungkiara Sepakati MoU dengan BNNK SUKABUMI

Penggeledahan badan dilakukan dengan dua cara yakni langsung oleh petugas P2U dan adapun pengunjung diarahkan untuk melewati mesin Security Gate sedangkan pemeriksaan barang dilakukan dengan menggukan mesin X-Ray.

Menurut Rizki, penggeledahan ini bertujuan untuk
mengantisipasi barang terlarang masuk kedalam Lapas Warungkiara teruma Narkoba dan Handphone.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan ( Ka.KPLP) Lapas Warungkiara Rizki Alleza Aprianta (Foto : Humas Lapas Warungkiara).

Ditambahkannya, pengunjung yang membawa handphone atau barang yang dilarang untuk dibawa masuk harus menitipkan terlebih dahulu di loker penitipan yang telah disediakan oleh petugas. Kunci loker tersebut di pegang oleh pengunjung yang bersangkutan.

Baca Juga :   Ridwan Kamil Diskusikan Kebijakan dan Isu Hangat dengan Berbagai Organisasi dan Tokoh

“Hal ini untuk memberikan jaminan keamanan kepada pengunjung yang menitipkan barang bawaannya tersebut,” ujar Rizki.

Sumber : Humas Lapas Warungkiara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *