Breaking News

Gebyar Hari Santri Pabuaran 2026, Padukan Lomba Kitab, Olahraga, dan UMKM

Kepala KUA Kecamatan Pabuaran, Jaenudin, S.Ag., M.Si., menghadiri pembukaan Gebyar Hari Santri Tingkat Kecamatan Pabuaran Tahun 2026 yang berlangsung di Lapang Puncak Tugu Pabuaran, Sabtu (3/10/2026). (Foto: Dok Kemenag Sukabumi) 

FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2026 di Kecamatan Pabuaran dipastikan bakal berlangsung meriah dan membawa dampak sosial yang luas. Tidak lagi sekadar menjadi agenda seremonial keagamaan, Gebyar Hari Santri Tingkat Kecamatan Pabuaran Tahun 2026 kini bertransformasi menjadi panggung besar yang memadukan kompetisi intelektual pesantren, turnamen olahraga, hingga aksi sosial dan pemberdayaan ekonomi warga lokal.

Rangkaian acara panjang ini resmi dimulai setelah dibuka di Lapang Puncak Tugu Pabuaran pada Sabtu, 3 Oktober 2026.
Kemeriahan pembukaan tersebut dihadiri langsung oleh jajaran Forkopimcam Pabuaran, mulai dari Camat, Kapolsek, Danramil, hingga Ketua MUI, MWC NU, Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP), serta seluruh pimpinan lembaga keagamaan dan pimpinan pondok pesantren se-Kecamatan Pabuaran. Kehadiran seluruh elemen ini menegaskan dukungan penuh terhadap eksistensi dan peran santri di tengah masyarakat.

Baca Juga :   Inovasi dan Kreasi Warnai UP2K PKK di Balai Kota

Kepala KUA Kecamatan Pabuaran, Jaenudin, S.Ag., M.Si., menegaskan bahwa momentum Hari Santri tahun ini dirancang khusus untuk memberi ruang seluas-luasnya bagi santri dalam mengembangkan potensi multitalenta mereka. Menurutnya, acara ini merupakan wadah nyata untuk memupuk kebersamaan sekaligus memicu semangat santri untuk terus belajar, berkarya, dan berkontribusi langsung di lingkungan sosial. KUA Kecamatan Pabuaran juga berkomitmen penuh untuk terus bersinergi dengan pemerintah kecamatan dan lembaga keagamaan demi menyukseskan seluruh rangkaian acara.

Baca Juga :   Hilal Terlihat Jelas di Cibeas, Awal Bulan Rabiulawal 1448 H Resmi Ditetapkan

Selama hampir tiga pekan ke depan, para santri akan berkompetisi dalam berbagai disiplin keilmuan tradisional dan seni, seperti Lomba Bahtsul Kutub antarpesantren, lomba hafalan Kitab Safinatun Najah, lomba hadroh, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), serta Musabaqah Hifzil Qur’an (MHQ).

Di sisi lain, ruang untuk mengasah sportivitas dan fisik juga dibuka lebar melalui turnamen bola voli, futsal, dan bulu tangkis, yang dilengkapi dengan panggung khusus untuk menampilkan berbagai kreasi seni santri.

Sudut pandang yang paling menarik dari gelaran tahun ini adalah keterlibatan aktif masyarakat di luar tembok pesantren. Panitia dengan sengaja menggandeng para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat untuk menggerakkan roda ekonomi di sekitar lokasi acara. Selain itu, program pelayanan kesehatan gratis juga dijadwalkan hadir guna menyasar langsung lingkungan pesantren, menjadikan peringatan ini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Baca Juga :   Kemenag Kabupaten Sukabumi Turut Sukseskan 'Gerakan Penanaman Satu Juta Pohon Matoa'

Seluruh rangkaian Gebyar Hari Santri Pabuaran ini akan terus bergulir hingga mencapai puncaknya pada 22 Oktober 2026. Sebagai penutup yang monumental, pihak kecamatan telah menyiapkan agenda Upacara Hari Santri Nasional yang akan dikombinasikan dengan tradisi pawai obor untuk menerangi malam puncak di Kecamatan Pabuaran. (**/Red)