FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Awal bulan Rabiulawal 1448 Hijriah resmi ditetapkan jatuh pada Jumat, 14 Agustus 2026. Keputusan ini diambil setelah Tim Ahli dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sukabumi bersama Dewan Hisab Rukyat (DHR) berhasil melihat hilal dengan sangat jelas di Pos Observasi Bulan (POB) Cibeas, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Kamis (13/8/2026) petang.
Pengamatan yang dimulai tepat pada waktu matahari terbenam tersebut membuahkan hasil signifikan. Tepat pada pukul 18.02 WIB, hilal berhasil terbidik dan disaksikan langsung oleh para perukyat melalui metode pandangan mata langsung (rukyatul bil ‘aini) yang kemudian diperkuat oleh teknologi teleskop modern. Kesaksian visual ini terekam jelas selama satu menit penuh hingga pukul 18.03 WIB.
Berdasarkan data teknis pengamatan di POB Cibeas yang berada di ketinggian 137 meter di atas permukaan laut (mdpl), tinggi hilal tercatat berada pada posisi 7° 59’ 07,48” dari ufuk mar’i. Sementara itu, lama hilal berada di atas ufuk (mukuts) berlangsung selama 33 menit 08,17 detik, dengan ketinggian saat terlihat dilaporkan mencapai sekitar 6,8 derajat.
“Alhamdulillah, pada pukul 18.02 WIB, hilal dapat dilihat oleh tim ahli rukyat. Pengamatan dengan mata telanjang tersebut juga dikuatkan melalui penggunaan teleskop dan hasilnya sama-sama klop. Berdasarkan hasil pengamatan ini, bisa dipastikan bahwa tanggal 1 Rabiulawal 1448 Hijriah jatuh pada hari Jumat, tanggal 14 Agustus 2026,” ungkap Ketua DHR Kabupaten Sukabumi, H. Dede Sudanta, S.Ag., M.M.
Keberhasilan penetapan ini dituangkan secara resmi ke dalam berita acara rukyatul hilal Kabupaten Sukabumi. Keabsahan penglihatan hilal tersebut diperkuat oleh kesaksian para perukyat senior yang bertugas, di antaranya KH. Asep Saprudin, KH. Emboh Misbah, H. Deddy Wijaya, dan Zaenurridwan.
Pelaksanaan rukyatul hilal yang menjadi bagian dari program strategis Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Sukabumi ini berjalan sukses berkat sinergi lintas sektoral. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi dari Tim Rukyat Hilal Planetarium Jakarta, MUI Kabupaten Sukabumi, DMI Kabupaten Sukabumi, hingga Lembaga Falakiyah PCNU Kabupaten Sukabumi.
Melalui hasil pengamatan yang terukur dan akuntabel ini, Kemenag Sukabumi beserta DHR terus berkomitmen memberikan kontribusi nyata dalam memberikan kepastian penanggalan hari besar Islam bagi masyarakat luas. (**/Red)











