Breaking News

Sentuhan Empati Kemenag Sukabumi untuk Purnabakti yang Dilanda Musibah Kebakaran

Jajaran Kemenag Kabupaten Sukabumi saat mengunjungi kediaman Bapak Tris Mediansyah, pensiunan Pengawas Madrasah yang terdampak musibah kebakaran di Cibadak, Senin (21/9/2026). Kepedulian bagi purnabakti akan selalu menjadi prioritas keluarga besar Kemenag Kabupaten Sukabumi. (Foto: istimewa)

FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Duka mendalam yang dirasakan oleh Tris Mediansyah, pensiunan Pengawas Madrasah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sukabumi, mendapat atensi langsung dari mantan instansi tempatnya mengabdi. Kehadiran jajaran Kemenag Sukabumi menjadi oase moril bagi keluarga korban yang tengah terpukul akibat musibah kebakaran yang menghanguskan kediaman mereka di wilayah Cibadak.

Aksi solidaritas dan penuh empati ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS), H. Dede Sudanta, M.M., bersama perwakilan pegawai Kemenag Kabupaten Sukabumi pada Senin (21/9/2026). Kedatangan mereka bukan sekadar kunjungan dinas, melainkan pelukan hangat dari sebuah keluarga besar yang enggan membiarkan anggotanya berjuang sendirian di masa sulit.

Baca Juga :   Bupati Asep Japar Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026

Dalam suasana penuh haru, jajaran Kemenag menyerahkan bantuan materiel untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak keluarga korban pascabencana. Lebih dari itu, kehadiran fisik rekan-rekan sejawat ini diharapkan mampu menjadi penguat psikologis bagi Tris Mediansyah dan keluarga agar bangkit kembali.

“Kami hadir untuk menyampaikan belasungkawa dan keprihatinan yang mendalam atas musibah yang dialami Pak Tris Mediansyah dan keluarga. Bantuan ini adalah wujud kepedulian spontan dan rasa kebersamaan dari seluruh keluarga besar Kemenag Sukabumi. Semoga kehadiran kami bisa memberikan kekuatan serta ketabahan bagi keluarga,” ujar H. Dede Sudanta dengan nada empati.

Baca Juga :   Persiapan Ibadah Haji 2025 di Kab Sukabumi Capai 80 Persen, Untuk Kuota Haji Resmi Menunggu Keputusan Menteri Agama

H. Dede menambahkan, ikatan batin di lingkungan Kemenag Sukabumi tidak akan pernah luntur atau dibatasi oleh status pensiun. Baginya, setiap purnabakti telah menitipkan rekam jejak dedikasi yang berharga bagi kemajuan pendidikan keagamaan di Kabupaten Sukabumi, sehingga sudah sepatutnya lembaga hadir saat mereka membutuhkan perlindungan dan dukungan.

Kunjungan ini menepis sekat birokrasi dan membuktikan bahwa nilai kemanusiaan serta penghargaan terhadap jasa para senior tetap menjadi prioritas utama yang dijunjung tinggi oleh keluarga besar Kemenag Kabupaten Sukabumi. (Rls/Red)

Baca Juga :   Tingkatkan Kesadaran Keselamatan, PLN Lakukan Edukasi K3 Masyarakat Umum