Breaking News

Sinergi Lintas Sektor di Sukabumi, Rumah Literasi Merah Putih Jembatani Pemerintah dan Masyarakat

Aam Abdul Salam, S.Ag. (Foto: Dok Panitia)

FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Peran moderator menjadi kunci sukses dalam forum Rumah Literasi Merah Putih yang digelar pada Selasa (1/9/2026) di Cafe The Bumee, Jalur Lingkar Selatan. Dengan gaya yang cair dan lugas, Aam Abdul Salam, S.Ag., selaku moderator berhasil menghidupkan suasana sehingga diskusi antara empat instansi dengan pelaku usaha dapat berjalan interaktif dua arah. Aam yang juga menjabat sebagai Sekjen PPJNA 98, Penasihat PWI dan SMSI Sukabumi Raya, serta Presidium MD KAHMI Sukabumi ini, sengaja memandu forum secara dinamis agar tidak ada jurang komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Saat membuka diskusi, Aam Abdul Salam menegaskan bahwa tujuan utama dari forum yang digagas oleh Sekjen Rumah Literasi Merah Putih, Dede Heri, tersebut adalah untuk menghindari miskomunikasi. Ia menyatakan bahwa jika ada aturan baru, kendala listrik, atau persoalan tanah, masyarakat dan pelaku usaha bisa langsung menanyakannya dalam forum ini.

Baca Juga :   Pelantikan Anggota DPRD Periode 2024-2029, Bupati : Lanjutkan Sinergitas Membangun Kab. Sukabumi

Sepanjang acara, Aam aktif mengatur lalu lintas tanya jawab dan memastikan setiap pertanyaan dari pelaku usaha, jurnalis, serta masyarakat dijawab tuntas oleh pemateri. Berkat kepiawaiannya, diskusi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga acara usai.

Forum ini menghadirkan empat pemateri lintas sektor yang duduk dalam satu meja diskusi. Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, Fahmi Rachman, S.H., M.H., menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh investasi yang berdampak positif untuk Sukabumi, namun tetap melakukan pengawalan agar sesuai dengan aturan yang berlaku sehingga investor tidak kesulitan karena minim informasi.

Baca Juga :   Pertumbuhan Ekonomi Jabar Membaik, Waspadai Kenaikan Import

Sejalan dengan hal itu, Kepala Seksi BPN PHP Kabupaten Sukabumi, Anang, menyatakan komitmen BPN dalam menjaga investasi di Sukabumi melalui layanan yang mudah dan pasti, termasuk siap menindaklanjuti persoalan PTSL yang belum selesai jika datanya disampaikan untuk dicek di lapangan.

Dari sektor informasi, Kepala Bidang Sandikami Diskominfo Kabupaten Sukabumi, Ujang Zulkipli, menekankan bahwa pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Oleh karena itu, Diskominfo membangun kolaborasi dengan jurnalis agar informasi pembangunan sampai ke masyarakat. Sementara itu, perwakilan Perizinan dan Komunikasi PLN UIP JBT 1 MSB, Elga Bagus Sulaksmono, menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dan meminta pelaku usaha yang membutuhkan daya atau mengalami kendala kelistrikan untuk langsung berkoordinasi agar investasi tidak terhambat.

Baca Juga :   Sebelum Berinvestasi, Pahami Saham ‘Blue Chips’ Dan Saham ‘Second Layer

Di akhir acara, Dede Heri selaku penggagas menyampaikan harapannya agar forum kolaboratif ini dapat menjadi agenda rutin. Ia menginginkan Rumah Literasi Merah Putih menjadi rumah bersama tempat pemerintah, BUMN, penegak hukum, dan masyarakat duduk satu meja demi percepatan pelayanan di Sukabumi. Melalui kolaborasi erat dan moderasi yang tepat ini, diharapkan iklim investasi serta pelayanan publik di Kabupaten Sukabumi ke depan akan semakin mudah, transparan, dan berdaya saing tinggi.***