FOKUSMEDIANEWS.COM, BANDUNG — Aktivitas ekonomi di sektor bisnis dan industri Jawa Barat menunjukkan tren positif sepanjang Semester I 2026. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat mencatat pertumbuhan signifikan pada jumlah pelanggan produktif secara year-on-year (YoY).
Hingga Juni 2026, jumlah pelanggan bisnis PLN di Jawa Barat melonjak 11,32 persen menjadi 1.054.347 pelanggan. Pada periode yang sama tahun lalu, angka ini tertahan di posisi 947.135 pelanggan.
Kenaikan serupa terjadi di sektor industri. Pelanggan skala industri tumbuh 8,38 persen, dari 19.157 pelanggan kini menjadi 20.762 pelanggan.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, menegaskan bahwa pertumbuhan ini menjadi indikator nyata pulih dan berkembangnya aktivitas produktif masyarakat. PLN berkomitmen menjaga pasokan listrik tetap andal untuk mengimbangi ekspansi dunia usaha tersebut.
“Bagi PLN, pertumbuhan ini menjadi dorongan untuk terus memastikan kebutuhan listrik pelanggan dipenuhi dengan layanan yang mudah, cepat, dan andal,” ujar Joharifin dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/8/2026).
Sinergi dengan Lonjakan InvestasiPertumbuhan pelanggan listrik ini sejalan dengan derasnya arus modal yang masuk ke Tatar Sunda. Data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat mencatat, realisasi investasi Semester I 2026 menembus Rp138,13 triliun.
Investasi jumbo tersebut berhasil menyerap 246.887 tenaga kerja lokal. Capaian ini sekaligus mengukuhkan posisi Jawa Barat sebagai tujuan utama Penanaman Modal Asing (PMA) di Indonesia pada paruh pertama tahun ini.
Merespons potensi tersebut, Joharifin memastikan pihak PLN siap mendukung penuh para pelaku usaha yang ingin melakukan penyambungan baru maupun peningkatan kapasitas daya.
“Saat pelaku usaha butuh listrik untuk memulai atau mengembangkan usahanya, kami siap memberikan dukungan penuh sesuai kebutuhan,” pungkas Joharifin. (red)
Sumber: PLN UID Jawa Barat











