Breaking News

Wali Kota Bogor Takziah ke Rumah Duka Petugas DLH

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim saat takziah dirumah duka almarhum Agus Haris Mulyana. (foto : istimewa)

FOKUSMEDIANEWS.COM, KOTA BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mendatangi rumah duka almarhum Agus Haris Mulyana, pegawai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, yang meninggal akibat kecelakaan kerja di area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kabupaten Bogor, Senin (11/8/2025).

Turut mendampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi; Asisten Perencanaan dan Pembangunan Pemkot Bogor, Hanafi; Kepala Bagian Kesejahteraan Pemkot Bogor, Abdul Wahid beserta unsur Muspika.

Baca Juga :   Persiapan Sensus Ekonomi 2026, BPS Kota Bogor temui Wali Kota

Kehadiran mereka sebagai bentuk belasungkawa sekaligus penghormatan atas pengabdian almarhum selama bertugas di DLH Kota Bogor.

Sebelumnya, pada Senin pagi sekitar pukul 09.00 WIB, terjadi kecelakaan kerja di area TPA Galuga. Informasi awal yang diterima menyebutkan, alat berat yang dioperasikan korban terperosok akibat bukaan tumpukan sampah di lokasi.

“Kami masih mendalami kronologis pastinya. Sepintas, dari keterangan teman-teman DLH, bukan longsor, melainkan adanya titik bukaan sampah yang menyebabkan alat berat terperosok,” ujar Dedie Rachim di Kampung Rangga Mekar, RT 2/RW 12, Kelurahan Rangga Mekar, Kecamatan Bogor Selatan.

Baca Juga :   DPRD dan Pemkot Bogor Sepakati Raperda Pencegahan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan

Dedie Rachim menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan mengevaluasi tingkat keamanan area kerja di TPA Galuga. Dengan luas area mencapai 38 hektare, saat ini sekitar 7-8 hektare sudah digunakan untuk pembuangan sampah.

“Kita akan pastikan lokasi pembuangan aman bagi petugas. Kalau memang di titik itu terlalu berisiko, kita cari lokasi lain. Jangan sampai nyawa pegawai kita kembali terancam,” tegasnya.

Baca Juga :   Dua Pelajar Korban Hanyut di Kota Bogor, Wakil Wali Kota Takziah ke Rumah Duka

Ia juga menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga korban dan berharap insiden serupa tidak terulang di masa mendatang. (*)