Breaking News

Sejalan Program Akselerasi Kementerian Imipas, Lapas Warungkiara Bangun Kemandirian WBP dengan Berbagai Bidang Keahlian

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto didampingi Kepala Lapas Kls IIA Warungkira, Irfan, saat meninjau peternakan sapi di lingkungan Lapas, Selasa (24/12/2024). Foto : Fokus Media News.com

FOKUSMEDIANEWS.COM, KAB SUKABUMI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warungkiara Kabupaten Sukabumi terus mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Program tersebut juga dimaksudkan untuk mewujudkan warga binaan (WBP) yang produktif dan berdaya guna. Dengan demikian diharapkan muncul kepercayaan diri untuk terus berkarya, sehingga memiliki harapan lebih baik ketika selesai menjalani masa tahanannya.

Program pengembangan kemandirian yang dilakukan Lapas Kelas IIA Warungkiara meliputi bidang keterampilan, peternakan, pertanian dan lainnya. Pogram-program tersebut sejalan dengan program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas), dimana dua diantaranya memberdayakan warga binaan untuk mendukung ketahanan pangan, penguatan dan peningkatan pendayagunaan warga binaan untuk menghasilkan produk UMKM.

Dari program pembinaan dan pelatihan yang dilakukan Lapas Warungkiara telah melahirkan warga binaan yang produktif. Sebagai contoh bidang peternakan telah berhasil mengembangkan peternakan sapi, ayam petelur, bebek petelur, peternakan domba, pengolahan pupuk kandang dan lainnya. Bidang keterampilan, banyak melahirkan warga binaan yang memiliki keahlian menjahit, membut keset, membuat besek, sablon, mebeler, deterjen, barbershop, tata boga/bakery, loundry dan lainnya. Sedangkan bidang pertanian warga binaan dibekali budidaya jamur, hidroponik, jagung, singkong, terong dan lainnya.

Baca Juga :   Arus Lalulintas Jalur Utara Sukabumi Semakin Meningkat, Ini Pesan Kapolres Sukabumi
Program penggemukan sapi di area Peternakan terpadu Lapas Warungkiara. (Foto : istimewa)

Khusus bidang pertanian, Lapas Warungkiara telah beberapa kali melaksanakan panen raya jagung dan panen raya singkong dalam jumlah yang cukup besar. Terbaru, penen raya singkong bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Pol (Purn) Drs. Agus Andrianto. Panen raya yang dilaksanakan pada Selasa (24/12/2024) itu, seluas  3,8 hektare dengan estimasi hasil panen 45 ton.

Kepala Lapas Kelas IIA Warung, Irfan mengungkapkan, Luas area Lapas Warungkiara totalnya 10 hektare, di pake untuk perkantoran dan bangunan lainnya seluas 4 hektare. Sisanya seluas 6 hektare dimaksimalkan untuk mendukung program kemandirian warga binaan.

Baca Juga :   WBP Perempuan Lapas Warungkiara Berkreasi Hasilkan Produk Roti dan Fizza
Kepala Lembaga pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Warungkiara, Irfan, didampingi pejabat struktural dan staff, melakukan panen jagung hasil pertanian warga binaan, (Foto : Humas Lapas Warungkiara)

Untuk melaksanakan berbagai program tersebut Lapas Warungkiara melakukan kerjasama dengan kelompok tani, penyedia ternak, atau perusahaan swasta, termasuk dengan dinas-dinas terkait di Kabupaten Sukabumi.

“Dari upaya ini, Alhamdulillah sudah menunjukkan hasil yang bisa dirasakan. Hasil (usaha warga binaan) ini, sebagian kita jual, yang lainnya untuk warga binaan serta warga masyarakat disekitar lapas, termasuk untuk bakti sosial ke keluarga warga binaan. Ini menjadi sinergitas diantara Lapas dan masyarakat disekitar, sehingga keberadaan kita (Lapas) dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar,” ujar Kalapas Warungkiara, Irfan, saat diwawancarai awak media usai  menerima kunjungan Menteri Imipas, Selasa (24/12/2024).

Irfan berharap, keterampilan, pengetahuan dan ilmu yang didapat selama di lapas ini bisa bermanfaat untuk masa depan warga binaan setelah bebas. “Harapannya kelak ketika yang bersangkutan bebas, akan menjadi modal dan bisa dikembangkan di keluarga dan masyarakat,” pungkas Irfan.

Baca Juga :   Imigrasi Sukabumi Hadiri Panen Raya Melon di Lapas Warungkiara, Bentuk Dukungan Terhadap Program Progresif dan Produktif
Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara, Irfan (kanan) dan Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, drh Asep Kurnadi (kiri), melakukan kesepakatan kerjasama pelatihan Budidaya Bebek Petelur bagi warga binaan pada Selasa (29/10/2024). Foto : Istimewa.

Pembinaan Kepribadian Warga Binaan

Sedangkan untuk pembinaan kepribadian warga binaan, Lapas Kelas IIA Warungkiara melaksanakan berbagai program, diantaranya untuk pembinaan keagamaan islam dengan mendirikan Pesantren Saadatuddaroin yang berdiri sejak 20 Januari 2026 bekerjasama dengan MUI Kabupaten Sukabumi. Pembinaan keagamaan kristen bekerjasama dengan 6 gereja di wilayah Sukabumi. Sementara untuk pembinaan kesadaran hukum dengan melaksanakan penyuluhan bekerjsama dengan LBH MSM.

Disisi lain, untuk pembinaan intelektual bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan melaksanakan Kejar Paket SPNF (Satuan Pendidikan Non Formal) bekerjasama dengan Dinas Pendidikan. Pembinaan kepramukaan bekerjasama dengan Kwarcab Kabupaten Sukabumi. Pembinaan kesadaran berbangsa dan bernegara dengan menggelar kegiatan upacara hari-hari besar, serta pembinaan kesenian dan kesehatan jasmani dengan melaksanakan program olahraga rutin, kesenian band dan hadroh.

Reporter : Nuruddin