Breaking News

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Partai Golkar Fery Supriyadi Gelar Reses Temui Warga Cikembar

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, yang sekaligus sebagai  Ketua Komisi IV Fraksi Partai Golkar, Fery Supriyadi, SH,  melaksanakan reses di MDTA Nurul Iman, Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. (Foto : istimewa)

FOKUSMEDIANEWS.COM, KAB SUKABUMI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, yang sekaligus sebagai  Ketua Komisi IV Fraksi Partai Golkar, Fery Supriyadi, SH,  melaksanakan reses yang bertempat di MDTA Nurul Iman, Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Rabu (20/11/2024).

Reses tersebut merupakan masa sidang ke-1 yang dilakukan Fery Supriyadi, bertujuan untuk menampung aspirasi warga yang ada di Dapil 3, sebagai wilayah konstituennya.

Baca Juga :   Sejumlah Fraksi DPRD Kabupaten Sukabumi Sampaikan Pandangan Umum Terhadap Raperda APBD Perubahan 2025

Fery menyebutkan ada banyak aspirasi yang disampaikan warga,  salah satunya adalah tentang infrastruktur, penerangan dan yang paling banyak tentang kesempatan kerja atau lowongan kerja.

“Menyikapi lowongan kerja yang sekarang masih terbranding dengan rekrutmen fee-nya terutama di Cikembar yang masuk kawasan industri, itu sangat memprihatinkan. Terlebih saya saya sebagai warga pribumi Cikembar,” ucapnya Rabu 20/11/2024, dikutip dari wartain.com

Terkait hal itu Fery berharap segera disa dipecahkan. “Untuk itu ada beberapa langkah yang akan kita tempuh selain langkah formatif di pemerintahan, ada beberapa langkah persuasif yang akan saya lakukan tentu melibatkan masyarakat, aparat Desa, Kecamatan dan beberapa tokoh masyarakat dan juga melibatkan beberapa perusahaan,” tambahnya.

Baca Juga :   Wakil Ketua DPRD Kab Sukabumi Usep Kunjungin Korban Bencana di Cikembar dan Cisaat

Ia pun menyebutkan semua perusahaan di Kecamatan Cikembar agar bersama-sama bisa membantu berkontribusi menyelesaikan pengangguran yang ada di Kecamatan Cikembar.

Selain membahas permasalahan lowongan kerja dalam reses tersebut juga tentunya ia menerima aspirasi terkait kelangkaan pupuk.

“Ada beberapa kelompok tani yang puluhan tahun mengajukan proposal sampai hari ini belum mendapatkan bantuan seperti traktor,” tuturnya

Baca Juga :   Perkuat Sektor Pertanian, Dinas PU Prioritaskan Rehabilitasi Jaringan Irigasi

Diakhir sesi,  ia menegaskan bahwa semua aspirasi dari warga akan menjadi prioritas utama yang nantinya ia akan perjuangkan nanti di Jajaway (gedung dewan-red). (***)