Breaking News

Wakil Wali Kota Bogor : Persiapan Rebut 2045 Emas Dengan Penguatan Nasionalisme

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menjadi narasumber kegiatan Persiapan Karir Pasca Studi Alumni & Awardee  LPDP di IPB University Dramaga, Kabupaten Bogor. (Foto : Dok Diskominfo Kota Bogor)

FOKUSMEDIANEWS.COM, KOTA BOGOR – Persiapan yang perlu dilakukan untuk menghadapi Indonesia Emas tahun 2045 melalui penguatan nasionalisme yang mencakup kesatuan, kebangsaan, kesamaan, kepribadian dan prestasi.

Demikian disampaikan Wakil Walio Kota Bogor Dedie A. Rachim saat menjadi narasumber dalam kegiatan Persiapan Karir Pasca Studi Alumni & Awardee Lembaga Pengelola Dana Pendidikan  (LPDP) di Common Class Room (CCR), IPB University Dramaga, Kabupaten Bogor, Jumat (24/11/2023).

“Jadi perlu penguatan dalam nasionalisme dalam berbangsa dan bernegara ketika kita ingin di tahun 2045 menciptakan generasi emas Indonesia dan menjadikan Indonesia menjadi bangsa yang makmur dan sejahtera,” katanya.

Dalam menciptakan Indonesia 2045, menurut Dedie, tidak bisa dilakukan secara instan, tapi memerlukan proses. Dicontohkannya kemajuan negara Korea yang dicapai lewat proses dan waktu yang cukup lama.

Baca Juga :   Dampak Banjir dan Longsor, 40 KK Warga Bogor Selatan Segera Direlokasi

Untuk mencapai masa keemasan, Korea memerlukan waktu yang tidak sebentar, yang dimulai sejak tahun 1974 untuk menjadi negara maju yang salah satu tahapannya adalah melaksanakan olimpiade pada sekitar tahun 1988.

Pada tahap persiapan membuat olimpiade itu, Korea melakukan berbagai perubahan termasuk perubahan terhadap lingkungan hidup.

(Foto : Dok Diskominfo Kota Bogor)

Hal itu juga yang perlu dilakukan oleh generasi muda agent of change yang akan mengambil tongkat estafet kepemimpinan, harus peduli terhadap lingkungan hidup.

“Selain itu juga harus terus belajar, melakukan studi literasi tentang bangsa-bangsa di dunia dalam merebut massa emas, menjadi bangsa yang maju. Karena kalau study banding betul-betul dilakukan secara baik dan benar, itu akan membawa wacana serta wawasan baru bagaimana bangsa-bangsa lain atau perusahaan di tempat lain maju dan berkembang,” katanya.

Baca Juga :   Jelang Nataru dan Pemilu 2024, UPT Suci Raya Gelar Apel Siaga dan Ikrar Netralitas

Dedie juga menegaskan, dalam merencanakan dan merancang Indonesia emas 2045 tidak bisa ditunda lagi. Mulai saat ini juga prlu dilakukan perbaikan lingkungan hidup, merubah perilaku yang tidak baik menjadi baik,. Contoh seperti membuang sampah pada tempatnya, mengolah sampah dan kelestarian lingkungan lainnya untuk memperkuat karakter bangsa.

“Jadi untuk menjadi agent of change dan generasi penerus harus mampu menempatkan diri dengan integritas, anti korupsi, anti terhadap nilai yang tidak sesuai dengan karakter bangsa,” jelasnya.

Baca Juga :   Pembinaan Sepakbola Usia Dini di Kota Bogor, Ini Harapan Wakil Wali Kota !
(Foto : Dok Diskominfo Kota Bogor)

Wakil Rektor II Bidang Resiliensi Sumber Daya dan Infrastruktur IPB University, Alim Setiawan, menyampaikan pesan kepada alumni dan awardee untuk menjadi pembelajar yang sejati.

“Karena perkembangan ilmu pengetahun, teknologi, evolusi maupun revolusi pekerjaan, situasi global dan sebagainya itu terus berubah yang memunculkan banyak hal-hal baru yang harus dipelajari, tapi tetap dengan sikap perilaku dan kepribadian yang memiliki karakter,” ujarnya.

Menurutnya, dalam kolaborasi maka integritas karakter menjadi penting, karena adab berada di atas ilmu pengetahuan. Menjadi orang yang menggunakan ilmu untuk bermanfaat bagi orang lain dipayungi dengan adab. (*Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *