Breaking News

Serap Aspirasi, Anggota DPRD Kab Sukabumi Loka Tresnajaya Gelar Reses di Desa Benda Kecamatan Cicurug

Foto : istimewa

FOKUSMEDIANEWS.COM, KAB SUKABUMI – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Golkar, H.M Loka Tresnajaya menggelar reses ke-1 Tahun Sidang 2025, Daerah Pemilihan dua, di GOR Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (08/02/2025).

Reses tersebut mengundang perwakilan dari delapan Rekun Warga (RW) di wilayah Desa Benda untuk menyerap aspirasi warga masyarakat di wilayah itu.

“Insya Allah saya akan suarakan aspirasi ini, terlebih program utama unggulan saya yaitu pemberdayaan masyarakat dan ekonomi kerakyatan. Diluar ini saya menemukan beberapa PR penting terkait masalah sampah,” ungkap Loka Tresnajaya.

Ia menambahkan, masalah sampah di perbatasan Kabupaten Sukabumi – Bogor selain di pinggir jalan juga di lingkungan masyarakat di Desa Benda berkaitan cengan upaya mewujudkan kebersihan lingkungan. “Jadi langkah yang akan diambil terkait masalah sampah ini, kami sudah berkoordinasi dengan pihak desa yaitu dari 12 ke-erwean kami akan meningkatkan mengelolaan sampah secara tradisionil di lingkungan,” ujarnya.

Baca Juga :   Gerindra Rayakan HUT ke-17 di Sukabumi, Usung Tema 'Berjuang Tiada Akhir'

Pihaknya juga akan menyampaikan permasalahan sampah kepada pemerintah. Semoga pimpinan yang baru lebih konsentrasi lagi terkait pengendalian sampah khususnya di wilayah Sukabumi utara. “Sampah di Desa Benda ini, ada sampah dari lingkungan dan ada pula sampah dari industri, akan tetapi sebagian masyarakat di Desa Benda ini ada yang sudah bekerjasama dengan Dinas Kebersihan khususnya DLKH,” terangnya.

Baca Juga :   Ketua Bapemperda Sampaikan Nota Penjelasan Raperda Kawasan Perlindungan Mata Air

Permasalahannya volume sampahnya sudah melampaui kapasitas pengelolaan jadi terhambat, apalagi jika terkendala penutupan Tempat Pembuanga Akhir (TPA) yang terjadi penumpukan sampah dilingkungan. “Sudah waktunya di Sukabumi Utara ini ada tempat pengelolaan sampah terpadu, bukan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah,” jelasnya.

Terkait masalah peningkatan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan masyarakat, menurutnya, program yang akan dijalankan yaitu pemberdayaan manusianya (SDM-red) terlebih dahulu. Untuk meningkatkan kapsitas keahlian tersebut,  hari ini pun sudah dilakukan upaya dengan pelatihan melalui BLK yang berada di At-Taqwa.

Baca Juga :   Pandangan Umum Fraksi DPRD Kab Sukabumi Terhadap Nota Pengantar Bupati atas Raperda APBD Tahun 2026

“Kalaupun saya menghadirkan dari Dinas Pertanian, salah satunya yaitu sebelum di bentuk kelompok tani, sebaiknya dirapihkan ulang yang sudah ada, jadi selain membuat kelompok baru, ada juga untuk melanjutkan yang sudah lama terdaftar dan pernah mendapatkan bantuan, lebih kepada pengembangan,” pungkasnya. (**)