Breaking News

Pemdes Kebonpedes Dorong Pemberdayaan Masyarakat dalam Program Ketahanan Pangan

BUMDes Amanah Desa Kebonpedes, Kecamatan Kebonpedes mengembangkan sektor perikanan nila guna mewujudkan kedaulatan pangan dari tingkat desa. (foto : istimewa)

FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Pemerintah Desa Kebonpedes, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, konsisten mendorong pemberdayaan masyarakat melalui program ketahanan pangan yang bersumber dari Dana Desa. Kepala Desa Kebonpedes, Dadan Apriandani menyampaikan, program ini selaras dengan Asta Cita Presiden RI, terutama dalam hal mewujudkan kedaulatan pangan dari tingkat desa.

“Dari Dana Desa, kami mengalokasikan 20 persen untuk program ketahanan pangan masyarakat. Total anggarannya mencapai Rp280 juta,” ujar Dadan melalui sambungan seluler, Minggu (27/7/2025).

Baca Juga :   Dinas PU Wilayah IV Sukabumi Kerahkan Personil Bersihkan Material Longsor di beberapa Lokasi Wilayah Palabuhanratu

Program terbagi dalam dua tahap kegiatan, dengan rincian sebagai berikut:

  • Tahap 1: Sebesar Rp140 juta digunakan kegiatan penanaman semangka tanpa biji, dengan sistem tumpangsari cabai besar di lahan seluas 1 hektare,
  • Tahap 2: Kembali dialokasikan Rp140 juta penanaman jagung dengan tumpangsari cabai rawit di lahan 1 hektare, dan penanaman padi di lahan 1 hektare dengan dana sebesar Rp96 juta.
  • Sektor perikanan juga turut dikembangkan dengan budidaya ikan nila menggunakan dana Rp46 juta.
Baca Juga :   Kecamatan di Wilayah Kota Bogor Mulai Gelar Musrenbang
BUMDes Amanah Desa Kebonpedes Kecamatan Kebonpedes panen jagung diatas lahan 1 hektare. (foto : istimewa)

Masih kata Dadan, seluruh program dikelola oleh BUMDes Amanah Desa Kebonpedes yang diketuai oleh Cece Ujang Samsu. Ia menyebutkan untuk suksesi program, Pemdes berkolaborasi bersama TNI, Polri, dan Dinas Pertanian melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kebonpedes.

“Alhamdulillah, program berjalan lancar. Saat ini, BUMDes menanam jagung, cabai besar, cabai rawit (cengek), dan padi masing-masing di lahan seluas satu hektare. Ini bentuk nyata penguatan pangan desa berbasis potensi lokal,” jelas Dadan.

Baca Juga :   Upacara Peringatan HUT RI Ke-80, Bupati Sukabumi Paparkan Capaian Pembangunan Prioritas

Dalam penggunaan pupuk, pihak desa menggabungkan antara pupuk organik dan non-organik. Beberapa jenis yang digunakan antara lain pupuk Ansel, pupuk kandang, pupuk hayati Bios 44, serta pupuk NPK.

“Semoga apa yang kami perjuangkan bersama bisa memberi manfaat besar bagi masyarakat. Kami ingin Desa Kebonpedes mandiri dalam pangan, sekaligus memberi dampak ekonomi kepada warga,” pungkas Dadan. (**/Red)