Breaking News

Pembinaan Aparatur Wilayah di Kota Bogor, Transisi dan Berkelanjutan

Wali Kota Bogor memberikan pemaparan pada acara Pembinaan Aparatur Wilayah di Grand Mulya, Kabupaten Bogor, Kamis (21/12/2023). (Foto : Diskominfo Kota Bogor)

FOKUSMEDIANEWS.COM, KOTA BOGOR – Sebanyak 68 lurah dan 6 camat se-Kota Bogor mengikuti Pembinaan Aparatur Wilayah di Grand Mulya, Kabupaten Bogor, Kamis (21/12/2023) malam.

Pembinaan dengan tema ‘Transisi dan Keberlanjutan’ tersebut diisi dengan berbagai narasumber yang ahli dibidangnya.

Pada pembinaan itu Wali Kota Bogor, Bima Arya dan Wakil Walikota Bogor, Dedie A. Rachim menjadi pembicara terakhir di hari pertama pelaksanaan pembinaan.

Foto : Diskominfo Kota Bogor

Bima Arya menyampaikan tidak mudah mencari lurah yang memiliki passion dan kemampuan untuk bekerja di wilayah.

Baca Juga :   Warga Dukung Pembangunan Jembatan Otista, Harapkn Bogor Lebih Lancar

Namun dirinya percaya siapa yang bekerja dengan hati, maka akan dapat memenangkan pertaruhan.

Bima Arya pun menceritakan bahwa dirinya bersama Pemkot Bogor bertaruh dalam hal-hal besar bukan saja untuk melayani dan memudahkan warga, tapi juga membuat warga bahagia, seperti penyelesaian masalah Gereja Yasmin, pembangunan Alun-alun Kota Bogor, Pembangunan Masjid Agung, penerapan Sistem Satu Arah, pembangunan ulang Jembatan Otista dan sebagainya.

Foto : Diskominfo Kota Bogor

“Setiap saat zaman itu berubah. Bagi yang tidak siap berubah, maka akan selesai. Karena hati tidak bisa dipaksakan, ujung-ujungnya kita tidak bisa memaksakan. Ujung-ujungnya kita harus bisa memahami hati nurani kita berbeda-beda,” katanya.

Baca Juga :   SD Bina Insani Kota Bogor Gelar Apresisi Seni, Ajang Salurkan Potensi Siswa

Tugas seorang pemimpin lanjut Bima Arya adalah memastikan semua memiliki pemikiran itu, karena tidak semua bisa dipaksakan untuk melebihi dari kapasitasnya.

Bertugas di wilayah memerlukan ilmu yang besar untuk memetakan masalah, mencari solusi dan melakukan komunikasi publik sehingga ASN yang bertugas di wilayah beruntung karena bisa terlihat oleh pimpinan dalam melakukan pekerjaannya.

Baca Juga :   Ratusan Sepeda Motor Berknalpot Brong di Sukabumi Terjaring Razia

“Karena dunia ini tergantung hati kita tergantung hati. Cara kita memandang dunia ya hati kita, cara kita bekerja ya hati kita, nggak semua orang bekerja dengan hati,” katanya.

Foto : Diskominfo Kota Bogor

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Bogor, Dicky Iman Nugraha mengatakan di hari pertama pembinaan ini para lurah dan camat juga mendapatkan pelajaran publik speaking.

Pembekalan kepada lurah dan camat ini dilakukan dengan tujuan menambah wawasan sehingga bisa menjadi penunjang pekerjaan di wilayah. (*rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *